Shiokuda2.com Adalah Situs Bandar Togel Online Pilihan Terpercaya dan Teraman. Web Togel Online Pilihan, Terbaik, Teraman, Terpopuler, dan Terpercaya, Keluaran Nomor Togel Singapura, Hongkong, Sydney, Melbourne, Ukraine, Incheon, Sierraleone, Honduras, Parma. Pelayanan DEPOSIT Dan WITHDRAW Yang Sangat Aman Dan Terpercaya. Pendaftaran Togel Online Terbaik, Teraman, Terpopuler, Terpercaya, Daftar Sekarang Di BO Shiokuda2.com Dan Nikmati New Promo!! Jam Tutup Pasaran Hongkong Sekarang Di Shiokuda2.com Jam 22:30 Wib Berlaku Untuk Seterusnya | Bonus Deposit Harian 5% Jika Deposit Di Atas Rp 100.000.- | Dapatkan Bonus Add Number Di Pasaran Singapore Toto 2D x80 3D x500 4D x3300 | Untuk member Shiokuda2.com Yang Kesulitan LOGIN Bisa Menggunakan Link Alternatif Kami Di www.Saldokuda2.com(Versi PC) www.Saldokuda2.com/wap (Versi HP) | Nikmati Kenyamanan Dan Keamanan Di BO Terpercaya Shiokuda2.com | Proses Deposit SUPER CEPAT Dan WD DI BAYAR LUNAS.

Minggu, 10 Oktober 2021

Usai Foya-Foya Habiskan Harta Mertua, Perempuan Ini Bikin Drama Pura-Pura Dirampok


 


Angkakuda--Ni Kadek Ardiasih (24), pantas disebut menantu kurang ajar. Perempuan di Bangli, Bali, ini nekat merekayasa dirampok agar bisa mengembalikan uang milik mertuanya yang telah dia habiskan.


Akibat ulahnya, Ardiasih kini harus mendekam di sel tahanan karena membuat laporan palsu. "Ternyata pelakunya korban sendiri yang merampok mertuanya," kata Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, Minggu (10/10/2021).

Kasus itu bermula dari laporan Ardiasih yang mengaku dirampok saat berada di rumahnya di Desa Cempaga, Kamis (7/10/2021) pekan lalu.


Polisi yang datang ke TKP menemukan Ardiasih dengan kedua tangan terikat dan mulut tersumpal. Seisi rumah juga dalam kondisi berantakan.


Saat dirampok, Ardiasih mengaku di rumah sendirian. Suami dan mertuanya laki-lakinya sedang bekerja. Perampok membawa kabur uang puluhan juta dan perhiasan.


Setelah dilakukan penyelidikan, polisi menemukan kejanggalan. Dari hasil visum, tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Balok kayu dan sabit yang dipakai pelaku untuk menyerang korban juga tidak ada kesesuaian di TKP.


Kepada polisi, Ardiasih akhirnya mengaku telah merekayasa kasus perampokan. Dialah yang mengambil uang senilai Rp26 juta dan perhiasan milik mertuanya.


Uang itu selanjutnya dipakai untuk menutupi saldo tabungan milik mertuanya di koperasi. "Pelaku bingung mengganti uang tabungan milik mertuanya karena sudah dihabiskan," ungkap Aryawan.


Ardiasih harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia dijerat maka pasal 362, 367 atau 220 KUHP dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara.







Tidak ada komentar: