Shiokuda2.com Adalah Situs Bandar Togel Online Pilihan Terpercaya dan Teraman. Web Togel Online Pilihan, Terbaik, Teraman, Terpopuler, dan Terpercaya, Keluaran Nomor Togel Singapura, Hongkong, Sydney, Melbourne, Ukraine, Incheon, Sierraleone, Honduras, Parma. Pelayanan DEPOSIT Dan WITHDRAW Yang Sangat Aman Dan Terpercaya. Pendaftaran Togel Online Terbaik, Teraman, Terpopuler, Terpercaya, Daftar Sekarang Di BO Shiokuda2.com Dan Nikmati New Promo!! Jam Tutup Pasaran Hongkong Sekarang Di Shiokuda2.com Jam 22:30 Wib Berlaku Untuk Seterusnya | Bonus Deposit Harian Rp 3.000.- Jika Deposit Di Atas Rp 100.000.- | Dapatkan Bonus Add Number Di Pasaran Singapore Toto 2D x80 3D x500 4D x3300 | Untuk member Shiokuda2.com Yang Kesulitan LOGIN Bisa Menggunakan Link Alternatif Kami Di www.nilabakar.com(Versi PC) www.nilabakar.com/wap (Versi HP) | Nikmati Kenyamanan Dan Keamanan Di BO Terpercaya Shiokuda2.com | Proses Deposit SUPER CEPAT Dan WD DI BAYAR LUNAS.

Jumat, 03 April 2020

Kapal Patroli China Tenggelamkan Kapal Vietnam



Angkakuda--Di tengah pandemi Virus Corona Sars-Cov-2, ketegangan meletus di laut China Selatan.Sebuah kapal nelayan Vietnam dengan delapan awaknya tenggelam setelah ditabrak oleh kapal patroli China di dekat Kepulauan Paracel yang disengketakan, Kamis pagi.

Kejadian ini merupakan yang pertama kapal patroli China berani menenggelamkan kapal nelayan Vietnam yang diyakini bakal memicu ketegangan antara Vietnam dan China."Ini adalah pertama kalinya sebuah kapal Tiongkok menabrak dan menenggelamkan kapal kami tahun ini," kata Nguyen Van Hai, pejabat lokal Provinsi Quang Ngai, Vietnam, beberapa ratus kilometer dari Kepulauan Paracel seperti dikutip dari scmp. 
  
China mengklaim hampir semua Laut Cina Selatan sebagai wilayahnya dan telah membangun pulau-pulau buatan dengan fasilitas berkemampuan militer atas terumbu karang yang juga diklaim sebagian oleh Vietnam.
Hai mengatakan kapal-kapal Tiongkok menabrak dan menenggelamkan kapal nelayan pada Kamis pagi sebelum "menangkap dan menahan awak" di pulau terdekat.Dua kapal nelayan Vietnam berusaha menyelamatkan delapan nelayan itu, tetapi mereka juga ditahan dengan kapal mereka di pulau itu, kata media pemerintah, mengutip sumber-sumber lokal.

China membebaskan delapan nelayan dan dua kapal penyelamat Vietnam pada Kamis malam.
Otoritas setempat sedang menunggu mereka untuk berlabuh kembali di Vietnam pada hari Minggu untuk mendengar laporan lengkap tentang kasus ini.

Laporan ini akan dikirimkan ke otoritas yang lebih tinggi, kata Hai.Sebelumnya diberitakan lebih 300 kapal nelayan Vietnam berlayar ke perairan Laut China Selatan yang diklaim China selama Februari.Bahkan beberapa kapal memanipulasi sinyal transponder untuk menghindari dilacak atau diidentifikasi, menurut sebuah think tank yang berbasis di Beijing.

South China Sea Strategic Situation Probing Initiative, think tank yang berafiliasi dengan Universitas Peking, mengatakan 212 kapal Vietnam memasuki perairan Tiongkok di tenggara Hainan, dan 99 lainnya memasuki perairan Tiongkok di Teluk Tonkin.Tujuh puluh tiga kapal Vietnam melanggar batas perairan China melebihi batas yang disepakati dengan Vietnam, sementara beberapa dari mereka dilaporkan dalam batas 12 mil laut dari wilayah otonom Guangxi Zhuang, yang berbatasan dengan Vietnam, katanya.

Laporan itu mengatakan para kru dari beberapa kapal memanipulasi transponder identifikasi otomatis atau menggunakan nomor ID China.Kapal-kapal Vietnam juga dicurigai oleh pihak berwenang Tiongkok melakukan penangkapan ikan ilegal dan hasil tangkapan tidak dilaporkan.Laporan itu juga mencurigai kapal-kapal Vietnam memata-matai pangkalan militer dan aktivitas kapal perang China.

https://bit.ly/2VQN5VI


Namun Le Hong Hiep, seorang pakar urusan Vietnam dari ISEAS Singapura - Yusof Ishak Institute, mengatakan laporan itu tidak cukup bukti untuk mengklaim bahwa kapal-kapal Vietnam mungkin memasuki perairan Tiongkok untuk misi selain memancing."Sangat dipertanyakan bahwa semua kapal yang mereka sebutkan dalam laporan adalah kapal Vietnam, karena kapal Tiongkok mungkin menyamar sebagai kapal Vietnam," kata Le.

"Dan jika kapal-kapal Vietnam pergi ke perairan China untuk misi khusus, itu meniru strategi China, karena Tiongkok telah lama menggunakan armada penangkap ikannya untuk mendukung misi resmi, militer atau misi pengumpulan intelijen di Laut Cina Selatan."Dalam beberapa tahun terakhir, Vietnam menuduh kapal-kapal China menyerang kapal-kapal nelayan Vietnam, dengan beberapa insiden dikuatkan oleh video dramatis yang diposting secara online.Kepulauan Paracel diklaim oleh Vietnam tetapi diduduki oleh China setelah invasi 1974 yang menewaskan puluhan pelaut Vietnam.

Pada 1974, ketika pasukan AS menarik diri dari Vietnam, China menyerbu Kepulauan Paracel, yang disebut Kepulauan Xisha oleh Beijing dan Kepulauan Hoang Sa oleh Hanoi.Sebelumnya kepulauan itu dikuasai Vietnam Selatan yang didukung AS.Lebih dari 70 tentara Vietnam tewas selama invasi.Sejak itu, Tiongkok telah mengendalikan kepulauan ini.