BO Shiokuda2 Adalah Agent Togel Online Dan Casino Online Aman Dan Terpercaya. Pelayanan DEPOSIT Dan WITHDRAW Yang Sangat Aman Dan Terpercaya. Yuk Segera GABUNG DAFTARKAN Diri Anda Di Agent Togel Online Dan Casino Online Hanya Di BO Shiokuda2 Dan Nikmati New Promo!! Jam Tutup Pasaran Hongkong Sekarang Di Shiokuda-2 Jam 22:30 Wib Berlaku Untuk Seterusnya | Bonus Deposit Harian Rp 3.000.- Jika Deposit Di Atas Rp 100.000.- | Dapatkan Bonus Add Number Di Pasaran Singapore Toto 2D x80 3D x500 4D x3300 | Untuk member Shiokuda2.COM Yang Kesulitan LOGIN Bisa Menggunakan Link Alternatif Kami Di www.ladambesi.com(Versi PC) www.ladambesi.com/wap (Versi HP) | Nikmati Kenyamanan Dan Keamanan Di BO Terpercaya Shiokuda2.com | Proses Deposit SUPER CEPAT Dan WD DI BAYAR LUNAS.

Sabtu, 16 November 2019

Santriwati di Tulungagung Diperkosa 2 Pria Saat Kabur dari Pesantren


Angkakuda - Dua pria di Tulungagung harus berurusan dengan polisi lantaran diduga melakukan pencabulan dan pemerkosaan terhadap seorang santriwati. Santriwati itu menjadi korban saat kabur dari pesantren.

Paur Humas Polres Tulungagung Ipda Anwari mengatakan, kedua pelaku yakni Tri Kurniawan Efendi (22) dan Cokro Aminoto (22). Mereka merupakan warga Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung.

Pemerkosaan berawal saat dua santriwati salah satu pondok pesantren itu kabur dari ponpes. Saat di tengah perjalanan, tepatnya di kawasan pinggir kali (pinka) Ngrowo, kedua perempuan itu bertemu dengan pelaku.

"Saat itu mereka kenalan, kemudian korban ini meminta tolong pelaku untuk membelikan makanan. Setelah itu mereka diajak jalan-jalan oleh pelaku Tri dan Cokro," kata Anwari, Kamis (31/10/2019).

Usai berkeliling, pelaku merayu korban dan rekannya agar mau diajak ke rumahnya. Meski pada awalnya menolak, akhirnya korban bersedia diajak ke rumah pelaku yang kondisinya kosong. Di lokasi itulah, korban mendapatkan perlakuan tidak senonoh dari para pelaku, termasuk dugaan pemerkosaan.

"Dari dua santriwati yang diajak ke rumah pelaku, hanya satu yang menjadi korban asusila. Sedangkan rekannya tidak," imbuhnya.

Saat diinterogasi polisi, pelaku mengaku beberapa kali melakukan tindakan cabul terhadap korban. Aksi itu dilakukan di kamar mandi dan kamar rumah. 

Anwari menambahkan, aksi kedua pelaku terbongkar setelah korban melaporkan kejadian tersebut ke orang tuanya. Sehingga kasus itu dilaporkan ke Polres Tulungagung.

Akibat perbuatannya, kini kedua pelaku diamankan di Polres Tulungagung. Mereka dijerat Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar