BO Shiokuda2 Adalah Agent Togel Online Dan Casino Online Aman Dan Terpercaya. Pelayanan DEPOSIT Dan WITHDRAW Yang Sangat Aman Dan Terpercaya. Yuk Segera GABUNG DAFTARKAN Diri Anda Di Agent Togel Online Dan Casino Online Hanya Di BO Shiokuda2 Dan Nikmati New Promo!! Jam Tutup Pasaran Hongkong Sekarang Di Shiokuda-2 Jam 22:30 Wib Berlaku Untuk Seterusnya | Bonus Deposit Harian Rp 3.000.- Jika Deposit Di Atas Rp 100.000.- | Dapatkan Bonus Add Number Di Pasaran Singapore Toto 2D x80 3D x500 4D x3300 | Untuk member Shiokuda2.COM Yang Kesulitan LOGIN Bisa Menggunakan Link Alternatif Kami Di www.ladambesi.com(Versi PC) www.ladambesi.com/wap (Versi HP) | Nikmati Kenyamanan Dan Keamanan Di BO Terpercaya Shiokuda2.com | Proses Deposit SUPER CEPAT Dan WD DI BAYAR LUNAS.

LIVEDRAW PASARAN

DAFTAR PASARAN
LIVEDRAW MELBOURNE
LIVEDRAW MELBOURNE BUKA SETIAP HARI | TUTUP: 13:30 WIB | BUKA: 14:00 WIB | LINK ALTERNATIVE : www.kudadua.com
LIVEDRAW SYDNEY
LIVEDRAW SYDNEY BUKA SETIAP HARI | TUTUP: 13:15 WIB | BUKA: 14:00 WIB | LINK ALTERNATIVE : www.kudadua.com
LIVEDRAW SINGAPORE
LIVEDRAW SINGAPORE JUMAT&KAMIS LIBUR | TUTUP: 17:30 WIB | BUKA: 17:45 WIB | LINK ALTERNATIVE : www.tunggangkuda.com
LIVEDRAW HONGKONG
LIVEDRAW HONGKONG BUKA SETIAP HARI | TUTUP: 22:30 WIB | BUKA: 23:00 WIB | LINK ALTERNATIVE : www.kudadua.com

Senin, 16 September 2019

Disita dari Kuil Terkenal di Thailand, 86 Harimau Malah Mati

Disita dari Kuil Terkenal di Thailand, 86 Harimau Malah Mati

Angkakuda- Pemerintah Thailand menyita 147 ekor harimau dari Wat Pha Luang Ta Bua atau Tiger Temple (Kuil Harimau) tiga tahun lalu. Namun, dari ratusan harimau yang disita itu, 86 ekor di antaranya kini justru mati.

Kuil Harimau sebelumnya dikenal sebagai objek wisata tempat para pengunjung dapat berfoto selfie dengan harimau. Kuil itu terletak di sebelah barat Bangkok dan pernah mempromosikan dirinya sebagai suaka margasatwa yang menuntut pengunjung untuk berinteraksi dengan hewan-hewan tersebut.

Ratusan harimau disita pemerintah setelah Kuil Harimau dikaitkan dengan praktik perdagangan satwa liar.

Menurut laporan Sky News, Senin (16/9/2019), petugas penyelamat membawa ratusan harimau ke dua cagar alam milik pemerintah. Banyak dari satwa yang dipindahkan ke lokasi baru itu berisiko tertular virus anjing liar.

"Ketika kami membawa harimau masuk, kami mencatat bahwa mereka tidak memiliki sistem kekebalan tubuh akibat perkawinan sedarah," kata Wakil Direktur Jenderal Konservasi Satwa dan Tanaman (DNP) Departemen Taman Nasional, Prakit Vongsrivattanakul, kepada lembaga penyiaran negara MCOT.

"Kami merawat mereka ketika gejalanya muncul," ujarnya. Prakit tidak memberikan jumlah persis berapa banyak harimau yang mati, meskipun media lokal, Thai PBS, melaporkan jumlahnya 86 ekor dari 147 ekor harimau yang disita. Sebagian besar harimau yang disita adalah harimau Siberia.

Laporan lain dari Bangkok Post menyatakan banyak harimau telah mati satu per satu sejak Mei 2016.

Kuil Harimau telah dipromosikan sebagai suaka margasatwa, tetapi diselidiki karena dicurigai pemerintah memiliki kaitan dengan penyalahgunaan satwa dan perdagangan satwa liar.

Banyak biksu di kuil itu yang dituduh memelihara harimau secara ilegal. Pengunjung pernah melaporkan bahwa beberapa harimau terlihat dibius. Namun, kuil itu membantah melakukan penyiksaan dan perdagangan satwa liar.

Selama penggerebekan tiga tahun lalu, para pejabat Thailand melaporkan bahwa mereka menemukan 40 anak hari mati di dalam freezer bersama dengan 20 toples yang penuh dengan bayi dan organ harimau.

Saat itu, seorang biksu mencoba melarikan diri dari kuil dengan sebuah truk yang membawa lebih dari 700 vial kulit harimau dan gigi yang disembunyikan dalam sebuah koper.

"Saya sangat terkejut," kata Teunchai Noochdumrong, direktur kantor konservasi satwa liar pemerintah, pada 2016 lalu. "Kita semua telah mendengar kekhawatiran dan tuduhan tentang kuil ini. Saya tidak akan pernah berpikir mereka akan (bertindak) begitu mencolok."

Harimau Siberia adalah yang terbesar dari populasi berbagai jenis harimau dan dianggap sebagai spesies yang terancam punah karena perburuan dan hilangnya habitat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar