BO Shiokuda2 Adalah Agent Togel Online Dan Casino Online Aman Dan Terpercaya. Pelayanan DEPOSIT Dan WITHDRAW Yang Sangat Aman Dan Terpercaya. Yuk Segera GABUNG DAFTARKAN Diri Anda Di Agent Togel Online Dan Casino Online Hanya Di BO Shiokuda2 Dan Nikmati New Promo!! Jam Tutup Pasaran Hongkong Sekarang Di Shiokuda-2 Jam 22:30 Wib Berlaku Untuk Seterusnya | Bonus Deposit Harian Rp 3.000.- Jika Deposit Di Atas Rp 100.000.- | Dapatkan Bonus Add Number Di Pasaran Singapore Toto 2D x80 3D x500 4D x3300 | Untuk member Shiokuda2.COM Yang Kesulitan LOGIN Bisa Menggunakan Link Alternatif Kami Di www.ladambesi.com(Versi PC) www.ladambesi.com/wap (Versi HP) | Nikmati Kenyamanan Dan Keamanan Di BO Terpercaya Shiokuda2.com | Proses Deposit SUPER CEPAT Dan WD DI BAYAR LUNAS.

LIVEDRAW PASARAN

DAFTAR PASARAN
LIVEDRAW MELBOURNE
LIVEDRAW MELBOURNE BUKA SETIAP HARI | TUTUP: 13:30 WIB | BUKA: 14:00 WIB | LINK ALTERNATIVE : www.kudadua.com
LIVEDRAW SYDNEY
LIVEDRAW SYDNEY BUKA SETIAP HARI | TUTUP: 13:15 WIB | BUKA: 14:00 WIB | LINK ALTERNATIVE : www.kudadua.com
LIVEDRAW SINGAPORE
LIVEDRAW SINGAPORE JUMAT&KAMIS LIBUR | TUTUP: 17:30 WIB | BUKA: 17:45 WIB | LINK ALTERNATIVE : www.tunggangkuda.com
LIVEDRAW HONGKONG
LIVEDRAW HONGKONG BUKA SETIAP HARI | TUTUP: 22:30 WIB | BUKA: 23:00 WIB | LINK ALTERNATIVE : www.kudadua.com

Minggu, 11 Agustus 2019

Tragis, Bocah Pakistan Tewas karena Mengira Bom Sebagai Mainan

Tragis, Bocah Pakistan Tewas karena Mengira Bom Sebagai Mainan

Angkakuda- Nasib tragis harus dialami seorang bocah asal desa Jabri, Pakistan, ditengah pergolakan negara itu dengan India. Ia harus kehilangan nyawanya setelah mengira sebuah peluru artileri India yang tidak meledak adalah sebuah mainan.

Ayan Ali yang berusia 4 tahun saat menemukan sebuah bom dan membawanya pulang.

"Dia menemukan sebuah bom yang terlihat seperti mainan dan dia membawanya ke sini," kata paman Ali, Abdul Qayyum, menunjuk ke rumah mereka seperti dikutip dari Reuters, Minggu (11/8/2019).

Ali menunjukkan "mainan" itu kepada saudara-saudaranya ketika keluarga itu duduk untuk sarapan. Bom itu kemudian meledak, membunuh Ali dan melukai delapan saudara kandungnya, ibunya dan seorang sepupu.

“Mereka mencoba merebut darinya dan kemudian meledak. Dia meninggal di tempat,” tutur Qayyum, menambahkan bahwa dua anak yang berada di rumah sakit dalam kondisi kritis.

Militer Pakistan mengatakan perangkat itu adalah bom curah, senjata yang melepaskan banyak bom kecil yang dapat membunuh atau melukai orang di daerah yang lebih luas. Penggunaan bom ini dilarang berdasarkan Konvensi Jenewa yang mengatur peperangan internasional.

Pemerintah dan tentara India membantah tuduhan itu, dan dua pejabat militer mengatakan kepada Reuters bahwa penembakan yang melintasi perbatasan itu proporsional dan sebagai tanggapan atas tembakan Pakistan.

Pada kunjungan ke wilayah Jabri pada hari Jumat, seorang jurnalis Reuters tidak dapat memverifikasi secara independen jenis perangkat yang membunuh Ali, meskipun ada tanda-tanda kerusakan di rumahnya.

Sebuah kawah kecil di lantai beton menandai tempat Ali berdiri ketika perangkat itu meledak.

“Anak-anak kecil sedang bermain dan kemudian ada suara keras. Ada asap di mana-mana, saya tidak bisa melihat apa-apa," ujar Sadaf Siddiq, kakak perempuan Ali.

Sebuah peluru menghantam rumah lain di dekatnya, membuat lubang besar di atap tetapi tidak ada orang di dalam yang terluka, kata pemiliknya yang berusia 37 tahun, Muhammad Hanif.

Militer Pakistan mengatakan mereka telah membersihkan sejumlah perangkat yang tidak meledak dari daerah tersebut. Seorang pejabat militer menunjukkan perangkat seukuran mainan yang katanya adalah bagian dari bom curah, yang tidak dapat diverifikasi secara independen oleh Reuters.

Baku tembak lintas perbatasan semakin intensif dalam beberapa tahun terakhir. India dan Pakistan kerap saling tuding satu sama lain telah melanggar perjanjian gencatan senjata sepanjang 740 km Line of Control (LoC), yang berfungsi sebagai perbatasan de-facto di wilayah Kashmir yang disengketakan.

Ketegangan meningkat minggu ini setelah India menetapkan kebijakan baru untuk mencabut hak Jammu dan Kashmir untuk menetapkan hukumnya sendiri. India juga menangkap ratusan pemimpin politik dan aktivis, dan memutuskan hampir semua komunikasi dari Kashmir India.

Kedua negara mengklaim Kashmir, dan telah berperang dua dari tiga perang mereka di wilayah Himalaya, yang mereka sengketakan sejak pemisahan dan kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Inggris pada tahun 1947.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar