Shiokuda2.com Adalah Situs Bandar Togel Online Pilihan Terpercaya dan Teraman. Web Togel Online Pilihan, Terbaik, Teraman, Terpopuler, dan Terpercaya, Keluaran Nomor Togel Singapura, Hongkong, Sydney, Melbourne, Ukraine, Incheon, Sierraleone, Honduras, Parma. Pelayanan DEPOSIT Dan WITHDRAW Yang Sangat Aman Dan Terpercaya. Pendaftaran Togel Online Terbaik, Teraman, Terpopuler, Terpercaya, Daftar Sekarang Di BO Shiokuda2.com Dan Nikmati New Promo!! Jam Tutup Pasaran Hongkong Sekarang Di Shiokuda2.com Jam 22:30 Wib Berlaku Untuk Seterusnya | Bonus Deposit Harian 5% Jika Deposit Di Atas Rp 100.000.- | Dapatkan Bonus Add Number Di Pasaran Singapore Toto 2D x80 3D x500 4D x3300 | Untuk member Shiokuda2.com Yang Kesulitan LOGIN Bisa Menggunakan Link Alternatif Kami Di www.Saldokuda2.com(Versi PC) www.Saldokuda2.com/wap (Versi HP) | Nikmati Kenyamanan Dan Keamanan Di BO Terpercaya Shiokuda2.com | Proses Deposit SUPER CEPAT Dan WD DI BAYAR LUNAS.

Kamis, 29 Agustus 2019

Hati-hati Melintas di Pangkep, Operasi Patuh Ditarget Seribu Tilang


Hati-hati Melintas di Pangkep, Operasi Patuh Ditarget Seribu Tilang

 
Angkakuda- Kepolisian Resort Pangkep menargetkan seribu tilang dalam pelaksanaan Operasi Patuh 2019 ini. Hal ini disampaikan Kasat Lantas Polres Pangkep, AKP Mamat Rahmat usai apel gelar pasukan Ops Patuh 2019 di halaman Mapolres Pangkep, Kamis (29/8/2019).

Menurutnya, target tersebut jauh lebih tinggi dari total tilang pada Operasi Patuh tahun sebelumnya yang jumlahnya sekitar 300-an. Untuk mencapai target tersebut, seluruh personel yang dilibatkan dalam Operasi Patuh 2019 akan menggelar razia tiga kali sehari selama 14 hari ke depan.

"Kami target seribu tilang. Dalam operasi patuh memang lebih banyak penindakan tilang. 20 persen preventif, 20 persen preventif dan 60 persen represif," kata Mamat.

Lokasi razia juga akan dilakukan berpindah-pindah sesuai dengan wilayah rawan pelanggaran.

Kapolres Pangkep, AKBP Tulus Sinaga menyebutkan empat sasaran Operasi Patuh 2019 yaitu, pengendara sepeda motor tak menggunakan helm, pengendara mabuk, penggunaaan safety belt dan dokumen berkendara.

"Sebenarnya masih banyak pelanggaran di luar empat tadi. Termasuk pengendara di bawah umur," ucapnya.

Khusus pengendara sepeda motor di bawah umur, Tulus mengaku pihaknya dilema. Sebab, dari beberapa kali sosialisasi, diketahui bahwa alasan siswa naik motor ke sekolah karena keterbatasan angkutan umum, sementara rumah mereka jauh dari sekolah.

"Masalah ini akan kita bicarakan dengan pemerintah daerah, bagaimana solusinya," ujarnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar