Shiokuda2.com Adalah Situs Bandar Togel Online Pilihan Terpercaya dan Teraman. Web Togel Online Pilihan, Terbaik, Teraman, Terpopuler, dan Terpercaya, Keluaran Nomor Togel Singapura, Hongkong, Sydney, Melbourne, Ukraine, Incheon, Sierraleone, Honduras, Parma. Pelayanan DEPOSIT Dan WITHDRAW Yang Sangat Aman Dan Terpercaya. Pendaftaran Togel Online Terbaik, Teraman, Terpopuler, Terpercaya, Daftar Sekarang Di BO Shiokuda2.com Dan Nikmati New Promo!! Jam Tutup Pasaran Hongkong Sekarang Di Shiokuda2.com Jam 22:30 Wib Berlaku Untuk Seterusnya | Bonus Deposit Harian Rp 3.000.- Jika Deposit Di Atas Rp 100.000.- | Dapatkan Bonus Add Number Di Pasaran Singapore Toto 2D x80 3D x500 4D x3300 | Untuk member Shiokuda2.com Yang Kesulitan LOGIN Bisa Menggunakan Link Alternatif Kami Di www.nilabakar.com(Versi PC) www.nilabakar.com/wap (Versi HP) | Nikmati Kenyamanan Dan Keamanan Di BO Terpercaya Shiokuda2.com | Proses Deposit SUPER CEPAT Dan WD DI BAYAR LUNAS.

Jumat, 09 Agustus 2019

Cekcok Masalah Hamil Picu Pelaku Tusuk 22 Kali Wanita Bandung




Angkakuda - Polisi mengungkap motif pembunuhan sadis wanita inisial NAM (18), warga Cikancung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Cekcok masalah kehamilan korban memicu pelaku, Feni Ferdiansyah (20) alias Emplang, bertindak brutal. Pemuda tersebut membabi buta menusuk 22 kali tubuh NAM.

"Untuk sementara benar korban kondisi hamil," kata Kasatreskrim Polres Bandung AKP Firman Taufik via pesan singkat, Jumat (9/8/2019).

Menurut Firman, korban dan pelaku selama ini pacaran. Emplang menolak bertanggung jawab setelah mengetahui kekasihnya tersebut berbadan dua.
NAM mendesak Emplang harus tanggung jawab sehingga terjadi cekcok yang berujung insiden berdarah. "Pelaku melakukan perbuatannya (membunuh) karena korban meminta pertanggungjawaban," kata Firman.

Jasad NAM ditemukan warga dengan kondisi mengenaskan. Ia mengalami 22 luka tusukan di beberapa bagian tubuh. Mayatnya telungkup dalam keadaan setengah bugil di semak belukar, Jalan Raya Majalaya-Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/8).

Polisi belum simpulkan kaitannya celana korban yang melorot dengan dugaan kekerasan seksual yang dilakukan pelaku. "Hasil autopsi resmi masih menunggu," ujar Firman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar