BO Shiokuda2 Adalah Agent Togel Online Dan Casino Online Aman Dan Terpercaya. Pelayanan DEPOSIT Dan WITHDRAW Yang Sangat Aman Dan Terpercaya. Yuk Segera GABUNG DAFTARKAN Diri Anda Di Agent Togel Online Dan Casino Online Hanya Di BO Shiokuda2 Dan Nikmati New Promo!! Jam Tutup Pasaran Hongkong Sekarang Di Shiokuda-2 Jam 22:30 Wib Berlaku Untuk Seterusnya | Bonus Deposit Harian Rp 3.000.- Jika Deposit Di Atas Rp 100.000.- | Dapatkan Bonus Add Number Di Pasaran Singapore Toto 2D x80 3D x500 4D x3300 | Untuk member Shiokuda2.COM Yang Kesulitan LOGIN Bisa Menggunakan Link Alternatif Kami Di www.ladambesi.com(Versi PC) www.ladambesi.com/wap (Versi HP) | Nikmati Kenyamanan Dan Keamanan Di BO Terpercaya Shiokuda2.com | Proses Deposit SUPER CEPAT Dan WD DI BAYAR LUNAS.

LIVEDRAW PASARAN

DAFTAR PASARAN
LIVEDRAW MELBOURNE
LIVEDRAW MELBOURNE BUKA SETIAP HARI | TUTUP: 13:30 WIB | BUKA: 14:00 WIB | LINK ALTERNATIVE : www.kudadua.com
LIVEDRAW SYDNEY
LIVEDRAW SYDNEY BUKA SETIAP HARI | TUTUP: 13:15 WIB | BUKA: 14:00 WIB | LINK ALTERNATIVE : www.kudadua.com
LIVEDRAW SINGAPORE
LIVEDRAW SINGAPORE JUMAT&KAMIS LIBUR | TUTUP: 17:30 WIB | BUKA: 17:45 WIB | LINK ALTERNATIVE : www.tunggangkuda.com
LIVEDRAW HONGKONG
LIVEDRAW HONGKONG BUKA SETIAP HARI | TUTUP: 22:30 WIB | BUKA: 23:00 WIB | LINK ALTERNATIVE : www.kudadua.com

Jumat, 09 Agustus 2019

127 Orang Dilaporkan Kejang Usai Vaping, FDA Selidiki Penyebabnya




Angkakuda- Food and Drug Administration (FDA) menerima laporan 127 orang mengalami kejang atau gangguan saraf lainnya. Menurut badan pengawasan obat dan makanan Amerika ini, gangguan tersebut terkait dengan electronic cigarettes (e-cigarettes) atau vape meski harus diteliti lebih lanjut.

"FDA melanjutkan investigasi yang bersifat keilmuan untuk menentukan adanya kaitan langsung dengan vape. Termasuk faktor risiko kejang atau gangguan saraf lainnya. Saat ini kami belum punya informasi yang lebih detail misal kandungan nikotin atau formula vape, hingga mengakibatkan kejang," kata komisioner FDA Dr Ned Sharpless dikutip dari CNN.

Selain kejang, kasus yang terjadi mulai 2010 hingga 2019 juga menyebutkan pingsan dan gemetar (tremor). FDA awalnya menerima 35 laporan pada April 2019, namun jumlah kasus yang dilaporkan terus meningkat hingga Agustus 2019. Kasus umumnya terjadi pada pengguna vape yang umumnya masih berusia muda, meski tidak dijelaskan detail kisaran umurnya.

Kasus tersebut terjadi pada pengguna yang mencoba kali pertama maupun yang sudah beberapa kali mengisap vape. Pengguna mengalami kejang setelah beberapa kali isapan atau pemakaian lebih dari 1 hari. Menurut FDA, beberapa pengguna vape dilaporkan sempat mengonsumsi ganja.

Sharpless mengatakan, hingga kini FDA terus menerima laporan soal kejang dan gangguan saraf lain terkait vape. Laporan diharapkan lebih detail terkait riwayat penggunaan vape serta produk penyerta lainnya. Laporan dan hasil kajian menjadi bahan untuk lebih mengawasi peredaran dan penggunaan vape serta produk tembakau lain di masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar