BO Shiokuda2 Adalah Agent Togel Online Dan Casino Online Aman Dan Terpercaya. Pelayanan DEPOSIT Dan WITHDRAW Yang Sangat Aman Dan Terpercaya. Yuk Segera GABUNG DAFTARKAN Diri Anda Di Agent Togel Online Dan Casino Online Hanya Di BO Shiokuda2 Dan Nikmati New Promo!! Jam Tutup Pasaran Hongkong Sekarang Di Shiokuda-2 Jam 22:30 Wib Berlaku Untuk Seterusnya | Bonus Deposit Harian Rp 3.000.- Jika Deposit Di Atas Rp 100.000.- | Dapatkan Bonus Add Number Di Pasaran Singapore Toto 2D x80 3D x500 4D x3300 | Untuk member Shiokuda2.COM Yang Kesulitan LOGIN Bisa Menggunakan Link Alternatif Kami Di www.ladambesi.com(Versi PC) www.ladambesi.com/wap (Versi HP) | Nikmati Kenyamanan Dan Keamanan Di BO Terpercaya Shiokuda2.com | Proses Deposit SUPER CEPAT Dan WD DI BAYAR LUNAS.

Kamis, 30 Mei 2019

2 Begal Motor di Pasuruan Babak Belur Dihajar Massa

2 Begal Motor di Pasuruan Babak Belur Dihajar Massa
Dua begal motor babak belur Dikeroyok puluhan orang di Jalan Pati Unus, Kelurahan Krampyangan, Kecamatan Bugulkidul, Kota Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (30/5/2019).
PASURUAN - Dua begal motor babak belur Dikeroyok puluhan orang di Jalan Pati Unus, Kelurahan Krampyangan, Kecamatan Bugulkidul, Kota Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (30/5/2019). Kedua pelaku dihajar massa setelah kepergok mencuri motor milik warga dengan merusak rumah kuncinya.

Massa yang beringas terus menghujani kedua pelaku dengan bogeman dan tendangan. Tak puas, massa terus berdatangan memprovokasi untuk membakar kedua begal tersebut. Beruntung ada aparat kepolisian mengenakan baju sipil mengamankan keduanya.

Kondisinya kedua pelaku sudah babak belur dengan luka parah di kepala dan wajah. Selanjutnya kedua pelaku, yakni Mohamad Furqon (23) warga Jember dan Azhari Lutfi (35) warga Probolinggo, diamankan di tahanan Polresta Pasuruan.

“Setelah dilakukan penyelidikan, kedua pelaku ini dikenal sebagai pelaku pencuri motor dengan membawa kunci palsu. Keduanya dijerat pasal pencurian dengan ancaman penjara minimal 5 tahun,” kata Kasatreskrim Polresta Pasuruan AKP Selamet Santoso.

Aksi pencurian motor bermula saat keduanya melihat motor Honda Beat milik korban diparkiran mushala di Jalan Patiunus. Sial, aksi mencuri motor ini diketahui korban dan diteriaki maling hingga dihajar massa.

Kedua pelaku beralasan nekat mencuri motor karena tak punya uang, apalagi mereka tidak dibayar bekerja sebagai kuli bangunan di Surabaya. “Ngak ada niat mencuri. Kami tidak punya uang karena tidak dibayar setelah bekerja menjadi kuli,” kata Azhari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar