Shiokuda2.com Adalah Situs Bandar Togel Online Pilihan Terpercaya dan Teraman. Web Togel Online Pilihan, Terbaik, Teraman, Terpopuler, dan Terpercaya, Keluaran Nomor Togel Singapura, Hongkong, Sydney, Melbourne, Ukraine, Incheon, Sierraleone, Honduras, Parma. Pelayanan DEPOSIT Dan WITHDRAW Yang Sangat Aman Dan Terpercaya. Pendaftaran Togel Online Terbaik, Teraman, Terpopuler, Terpercaya, Daftar Sekarang Di BO Shiokuda2.com Dan Nikmati New Promo!! Jam Tutup Pasaran Hongkong Sekarang Di Shiokuda2.com Jam 22:30 Wib Berlaku Untuk Seterusnya | Bonus Deposit Harian Rp 3.000.- Jika Deposit Di Atas Rp 100.000.- | Dapatkan Bonus Add Number Di Pasaran Singapore Toto 2D x80 3D x500 4D x3300 | Untuk member Shiokuda2.com Yang Kesulitan LOGIN Bisa Menggunakan Link Alternatif Kami Di www.nilabakar.com(Versi PC) www.nilabakar.com/wap (Versi HP) | Nikmati Kenyamanan Dan Keamanan Di BO Terpercaya Shiokuda2.com | Proses Deposit SUPER CEPAT Dan WD DI BAYAR LUNAS.

Senin, 22 April 2019

Andrea Dovizioso Tak Mau Bernasib Seperti Valentino Rossi

MotoGP 2019

Andrea Dovizioso Tak Mau Bernasib Seperti Valentino Rossi

Andrea Dovizioso tak mau bernasib seperti Valentino Rossi.Pembalap Ducati itu mengatakan tak bisa meniru Rossi yang terus ada di lintasan balap sampai usia 40 tahun. 

ROMA - Andrea Dovizioso tak mau bernasib seperti Valentino Rossi. Pembalap Ducati itu mengatakan tak bisa meniru Rossi yang terus ada di lintasan balap sampai usia 40 tahun.
Di sisi lain, kehadiran Rossi sejak terakhir menjadi juara MotoGP pada musim 2009, memang memberikan persaingan buat pembalap lainnya. Mereka berlomba untuk bisa mengalahkan Rossi dari musim ke musim.

Inilah yang menurut Dovizioso akan menghancurkan mentalitas pembalap Yamaha itu. Namun, meski terus gagal sampai musim 2018, Rossi yang sudah tujuh kali menjadi kampiun MotoGP, tetaplah pesaing utama.
"Dia mengubah mentalitasnya. Rossi dipaksa untuk melakukannya dan dia cerdas," kata Dovizioso kepada media, seperti dikutip Motosport, Senin (22/3/2019), dalam sebuah acara Ducati di Roma.

“Jika dia terus mendekati balapan seperti yang dia lakukan 10 tahun yang lalu, dia akan menghancurkan dirinya sendiri," tegas Dovisioso.
"Tapi dia cerdas. Dia menyadari bahwa tidak bisa mendekati kekalahan dengan cara yang sama lagi dan dia beradaptasi. Rossi berusia 40 tahun dan lihat apa yang dia lakukan. Dalam dua setengah tahun terakhir, dia berhasil menangani orang kuat seperti rekan setim Yamaha Maverick Vinales.”

Dovizioso, yang tujuh tahun lebih muda dari Rossi, mengatakan tak bisa dan tak ingin seperti Rossi. Pembalap yang melakukan debut MotoGP pada 2008 itu, mengatakan akan pensiun jika berada di posisi Rossi.
"Bukan ide saya untuk berada di MotoGP pada usia 40. Bukan karena saya tidak berpikir saya bisa melakukannya, tetapi karena itu bukan tujuan saya."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar