BO Shiokuda2 Adalah Agent Togel Online Dan Casino Online Aman Dan Terpercaya. Pelayanan DEPOSIT Dan WITHDRAW Yang Sangat Aman Dan Terpercaya. Yuk Segera GABUNG DAFTARKAN Diri Anda Di Agent Togel Online Dan Casino Online Hanya Di BO Shiokuda2 Dan Nikmati New Promo!! Jam Tutup Pasaran Hongkong Sekarang Di Shiokuda-2 Jam 22:30 Wib Berlaku Untuk Seterusnya | Bonus Deposit Harian Rp 3.000.- Jika Deposit Di Atas Rp 100.000.- | Dapatkan Bonus Add Number Di Pasaran Singapore Toto 2D x80 3D x500 4D x3300 | Untuk member Shiokuda2.COM Yang Kesulitan LOGIN Bisa Menggunakan Link Alternatif Kami Di www.ladambesi.com(Versi PC) www.ladambesi.com/wap (Versi HP) | Nikmati Kenyamanan Dan Keamanan Di BO Terpercaya Shiokuda2.com | Proses Deposit SUPER CEPAT Dan WD DI BAYAR LUNAS.

LIVEDRAW PASARAN

DAFTAR PASARAN
LIVEDRAW MELBOURNE
LIVEDRAW MELBOURNE BUKA SETIAP HARI | TUTUP: 13:30 WIB | BUKA: 14:00 WIB | LINK ALTERNATIVE : www.kudadua.com
LIVEDRAW SYDNEY
LIVEDRAW SYDNEY BUKA SETIAP HARI | TUTUP: 13:15 WIB | BUKA: 14:00 WIB | LINK ALTERNATIVE : www.kudadua.com
LIVEDRAW SINGAPORE
LIVEDRAW SINGAPORE JUMAT&KAMIS LIBUR | TUTUP: 17:30 WIB | BUKA: 17:45 WIB | LINK ALTERNATIVE : www.tunggangkuda.com
LIVEDRAW HONGKONG
LIVEDRAW HONGKONG BUKA SETIAP HARI | TUTUP: 22:30 WIB | BUKA: 23:00 WIB | LINK ALTERNATIVE : www.kudadua.com

Sabtu, 23 Maret 2019

Dukungan Bank BRI untuk Sektor Pariwisata Labuan Bajo




         Dukungan Bank BRI untuk Sektor Pariwisata Labuan Bajo Panorama alam Labuan Bajo (Foto: Moch Prima Fauzi



Jakarta - Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT) termasuk ke dalam salah satu destinasi wisata '10 Bali Baru' yang dihadirkan pemerintah pada 2016 lalu. Tak heran kalau tempat wisata yang terkenal akan alam baharinya ini banyak dikunjungi oleh turis lokal maupun mancanegara.

Banyaknya wisatawan yang datang ke Labuan Bajo membuat industri pariwisata di sana tumbuh. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, secara tak langsung ikut berperan dalam memajukan pariwisata di daerah tersebut.

Melalui kehadiran produk perbankan Kredit Usaha Rakyat (KUR), masyarakat yang terlibat dalam pariwisata Labuan Bajo bisa mengembangkan usaha mereka.



Seperti yang diakui Nurlinda (35), pemilik perahu wisata Tiga Jaya. Ia mengatakan mendapatkan bantuan pinjaman awal dari Bank BRI sebesar Rp 25 juta untuk renovasi perahu. Ia juga mengajukan pinjaman untuk mengubah perahunya menjadi kapal wisata.

Nurlinda yang awalnya memiliki perahu nelayan, kini sudah memiliki dua kapal wisata yang terdiri satu kapal open deck dan satu kapal cabin. Dua kapal tersebut ia gunakan untuk melayani para wisatawan yang ingin berwisata ke Pulau Rinca, Pulau Padar, Pulau Kanawa, maupun Pulau Komodo.

"Setelah ke perahu wisata ini saya sudah ada rumah sendiri, motor, ada juga tanah pembagian dari orang tua," katanya.

Selain Nurlinda, ada juga pasangan suami istri Fikri Ali (45) dan Eti Irawati (33). Bermodalkan pinjaman KUR Bank BRI sebesar Rp 10 juta, keduanya membangun usaha jasa penyewaan alat snorkeling di Labuan Bajo. Dari usaha itu mereka sukses meraup omzet hingga Rp 60 juta per bulan.

"Kalau ini aja awalnya satu bulan Rp 3 juta aja. Tapi sekarang penghasilan per bulan Rp 30 juta kalau musim sepi. Kalau musim ramai bisa Rp 60 juta di high season bulan 5 sampai 11," ungkap Fikri Ali.

Dukungan Bank BRI untuk Sektor Pariwisata Labuan Bajo                                                                       Fikri Ali dan Eti Irawati
KUR Bank BRI juga menjangkau kepada pengrajin souvenir dan nelayan yang membutuhkan modal tambahan usaha.

Menurut Kepala Unit BRI Labuan Bajo, Elias Gudi, layanan Teras BRI Kapal Bahtera Seva II di Labuan Bajo telah mengucurkan pinjaman KUR sebanyak Rp 5,8 miliar pada 2018. Mayoritas pinjamannya digunakan untuk pengembangan usaha souvenir seperti kalung, gelang, maupun patung komodo.

"Kalau KUR itu didominasi oleh kerajinan rumah tangga. Itu berupa souvenir patung komodo, kalung, gelang," imbuhnya.

Elias juga mengatakan masyarakat yang memanfaatkan KUR di bank terapung cenderung memiliki perkembangan usaha. Hal itu ditunjukkan dengan meningkatnya jumlah pinjaman.

"Tolak ukurnya adalah kemampuan mereka mengangsur pinjaman. Kalau kita kasih Rp 5 juta terus sekarang Rp 10 juta, bahkan Rp 25 juta, itu menunjukkan bahwa ekonomi masyarakat itu mengalami peningkatan," ungkapnya

"Dengan dia mampu mengembalikan angsuran yang dulunya Rp 200-300 ribu dengan peningkatan plafon pinjaman, kita simpulkan bahwa usaha-usaha produktif terdampak positif dari penyaluran kredit atau dengan adanya Teras BRI Kapal Bahtera Seva II ini cukup baik," pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar