Shiokuda2.com Adalah Situs Bandar Togel Online Pilihan Terpercaya dan Teraman. Web Togel Online Pilihan, Terbaik, Teraman, Terpopuler, dan Terpercaya, Keluaran Nomor Togel Singapura, Hongkong, Sydney, Melbourne, Ukraine, Incheon, Sierraleone, Honduras, Parma. Pelayanan DEPOSIT Dan WITHDRAW Yang Sangat Aman Dan Terpercaya. Pendaftaran Togel Online Terbaik, Teraman, Terpopuler, Terpercaya, Daftar Sekarang Di BO Shiokuda2.com Dan Nikmati New Promo!! Jam Tutup Pasaran Hongkong Sekarang Di Shiokuda2.com Jam 22:30 Wib Berlaku Untuk Seterusnya | Bonus Deposit Harian 5% Jika Deposit Di Atas Rp 100.000.- | Dapatkan Bonus Add Number Di Pasaran Singapore Toto 2D x80 3D x500 4D x3300 | Untuk member Shiokuda2.com Yang Kesulitan LOGIN Bisa Menggunakan Link Alternatif Kami Di www.Saldokuda2.com(Versi PC) www.Saldokuda2.com/wap (Versi HP) | Nikmati Kenyamanan Dan Keamanan Di BO Terpercaya Shiokuda2.com | Proses Deposit SUPER CEPAT Dan WD DI BAYAR LUNAS.
ShioKuda 2

Agent Togel Dan Agent Casino Online Terpercaya Di Indonesia Saat Ini.

ShioKuda 2

Promo Hadiah Hiburan 4D dan 3D Acak

ShioKuda 2

Bonus Refferal Seumur Hidup

ShioKuda 2

Bonus Cashback Mingguan

ShioKuda 2

Bonus Additional Number SGP TOTO

ShioKuda 2

Live Casino IDN PLAY


Selasa, 14 September 2021

 


Angkakuda -- Satreskrim Polres Pasuruan membongkar sindikat penipuan jual betoneser di wilayah Pasuruan.6 orang tersangka diamankan dan tiga di antaranya diringkus di tempat berbeda.

Dua diringkus di Magetan yakni DS dan RE, sedangkan satu diringkus polisi di wilayah Pasuruan.Dan tiga tersangka lagi lainnya sudah ditahan di Rutan Jawa Timur karena terlibat dalam kasus kejahatan lain.

Mereka adalah, JJ, DY dan BI.Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo mengatakan, para pelaku ini sempat membuat korbannya di Pasuruan merugi sampai Rp 300 juta.

Saat melakukan aksinya, para pelaku ini terorganisir dan sangat rapi."Jadi memang dipersiapkan matang," katanya, Selasa.

Menurut Kasat, para tersangka ini menawarkan betoneser di media sosial, melalui aplikasi Facebook.Setelah itu, mereka menunggu pembeli.

"Begitu ada pembeli, para tersangka ini secara bergantian membeli betoneser di tempat korban yang asal Pasuruan ini," jelasnya.Untuk mengelabuhi korban, kata Kasat, tersangka mengirimkan bukti transfer dari pembeli kepada korbannya tersebut, sesuai dengan pesanannya.

"Mulanya korban tidak menaruh curiga.Beberapa kali, tersangka ini mengirimkan bukti transfer palsu kepada korban," tambah dia.

Kasat menyebut, korban belum sadar jika bukti transfer itu ternyata palsu.Korban tetap mengirimkan barang - barang sesuai dengan alamat yang dipesan para tersangka.

"Setelah beberapa kali pengiriman dengan total Rp 300 juta, korban sadar kalau resi bukti transfer itu bodong alias palsu," urainya.Dari situ, kata Kasat, korban melapor kejadian itu ke kepolisian.

Ia menyebut, penyidik masih mendalami aksi penipuan yang dilakukan para tersangka ini."Masih ada satu DPO yang belum tertangkap.

Semuanya terlibat, ini masih akan kami kembangkan lebih lanjut," pungkas dia.



Jumat, 10 September 2021

 


Angkakuda -- Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, harus bijak menentukan pengambil tendangan bebas mengingat Cristiano Ronaldo hanya memiliki tingkat konversi gol yang sangat minim sebagai algojo bola mati.

Ronaldo merupakan salah satu pemain yang gemar mengambil tendangan bebas. Bahkan sejak masih memperkuat Man Utd pada periode pertama, 2003 hingga 2009, Ronaldo sudah mendapat tugas tersebut.Berpindah ke Real Madrid dan Juventus, maupun di timnas Portugal, Ronaldo menjadi pemain pertama yang maju jika ada kesempatan melepas tendangan bebas.

Kebiasaan Ronaldo mengambil tendangan bebas tidak berbanding lurus dengan hasil yang diraih. Dalam catatan WhoScored sejak musim 2017/2018, catatan gol Ronaldo dari tendangan bebas hanya sedikit. 

Dalam empat musim terakhir, Ronaldo 69 kali mengambil tendangan bebas ketika membela Madrid dan Juventus di liga lokal maupun Liga Champions. Dari puluhan kans tersebut, Ronaldo hanya mampu mencetak satu gol.Jika dirata-rata maka Ronaldo hanya mampu mencatatkan konversi gol tendangan bebas 1,49 persen.

Catatan tersebut jauh lebih rendah ketimbang eksekutor tendangan bebas langganan Man Utd dalam satu setengah musim terakhir, Bruno Fernandes.

Junior Ronaldo di timnas Portugal itu memiliki tingkat konversi gol tendangan bebas sejumlah 8,6 persen dalam empat musim terakhir.Sosok pengambil tendangan bebas di Man Utd mengundang perdebatan setelah Ronaldo resmi bergabung lagi. Tidak sedikit yang menyuarakan Ronaldo bakal kembali mendapat posisi utama sebagai eksekutor bola-bola mati.

Di sisi lain Fernandes membuktikan bisa lebih sering mencetak gol dari tendangan bebas ketimbang sang senior.





Rabu, 01 September 2021



Angkakuda -- Pembalap Alfa Romeo, Kimi Raikkonen mengumumkan rencana pensiun setelah berakhirnya ajang balap Formula 1 (F1) 2021.

Hal itu diumumkan Raikkonen melalui akun Instagram miliknya pada Rabu (1/9) waktu setempat. Pembalap asal Finlandia itu memutuskan pensiun setelah hampir selama 20 tahun berkarier di ajang F1."Ini saatnya. Ini akan menjadi musim terakhir saya di Formula 1. Saya sudah memikirkan keputusan ini sepanjang musim dingin. Bukan sebuah keputusan mudah tetapi setelah musim ini maka waktunya untuk hal yang baru," tulis The Iceman, julukan Raikkonen.

"Meskipun musim ini masih berjalan, saya ingin berterima kasih kepada keluarga saya, seluruh tim, juga semua yang terlibat dalam karier balap saya dan khususnya Anda semua para fan luar biasa yang selalu mendukung saya selama ini."

Raikkonen mengawali kariernya sebagai pembalap F1 tahun 2001 bersama Sauber. Setelah itu, pembalap berusia 41 itu berlabuh di McLaren dan Ferrari.Bersama Ferrari, Raikkonen mengukir prestasi terbaiknya di ajang F1. Ia meraih gelar juara dunia F1 tahun 2007 setelah memenangi persaingan dengan Lewis Hamilton dan Fernando Alonso.

Keberhasilan Raikkonen jadi juara dunia juga begitu dramatis. Ia hanya unggul satu poin atas Hamilton dan Alonso di klasemen pembalap.Sepanjang kariernya, Raikkonen sudah turun balapan sebanyak 341 kali dengan mengukir 21 kemenangan dan 103 kali podium.

Selain F1, Raikkonen juga pernah tampil di beberapa ajang lain seperti Kejuaraan Reli Dunia (WRC) dan NASCAR. Ia melakukannya dari 2009-2011 sebelum memutuskan kembali tampil di F1 tahun 2012 silam.




Kamis, 19 Agustus 2021




Angkakuda -- Di akhir pekan kali ini, aku sedang berniat untuk berbelanja kebutuhan di rumah. Memang aku masih bujangan dan hanya tinggal dikontrakan, tapi selagi bisa, aku lebih memilih untuk belanja dan masak sendiri supaya lebih hemat. Aku pun mendatangi pusat perbelanjaan yang terletak di suatu Mall di dekat rumah. Dengan mengendarai sepeda motor ku, tidak sampai 15 menit aku sudah sampai. Bergegas aku menuju tempat belanja berbekal kertas kecil berisikan daftar belanja yang sudah aku siapkan dirumah.

Meski akhir pekan, tapi Mall tersebut tidak terlalu ramai. Mungkin karena hari pun masih terbilang siang, pukul 11. Aku yang sudah selesai berbelanja, berniat untuk bersantai sejenak sambil berkeliling di dalam mall. Begitu aku sedang berjalan di depan restauran jepang, tiba-tiba ada seseorang yang menepuk pundakku dan membuat ku segera menoleh. “Mas, maaf, boleh pinjam handphone sebentar gak? Handphone aku hilang nih…” ternyata seorang wanita muda, usia sekitar 20 tahunan dengan muka sedikit pucat dan panik.

Aku terdiam mendengar permintaan wanita tersebut, “Jangan-jangan orang ini mau menipu…” pikirku dalam hati. Tapi aku tidak mau berburuk sangka, ku beri pinjam saja handphoneku. Toh hape sudah jelek, kalau diambil pun belum tentu laku dijual pikirku. “Oh, boleh, Mbak. Ini…” Ujar ku sambil memberikan hapeku. Ku perhatikan wanita itu, cantik sekali sebetulnya. Kulitnya yang putih dengan hidung mancung dan mata yang tidak terlalu besar, ditambah rambut ikalnya berwarna coklat gelap dengan panjang sebahu. Begitu cantik memesona


Wanita tersebut mengambil hape dan langsung memencet nomer dan menelepon. Sepertinya ia berusaha menghubungi handphonenya yang hilang tersebut. Terlihat beberapa kali ia mencoba menelepon, namun sepertinya usahanya sia-sia.

“Memang terakhirnya handphoneya masih ada pas dimana, mbak?” tanya ku mencoba menenangkan wanita itu yang makin terlihat panik.

“Tadi di parkiran sih masih ada, mas. Sepertinya dicopet orang sih…” Jawabnya getir.

“Sudah coba lapor satpam?”

“Sudah, Mas. Katanya nanti diberi tahu kalau ada yang nemuin…” Jawabnya lagi dengan nada memelas.


Ia pun putus asa dan mengembalikan hapeku. “Ini mas, terima kasih ya Mas…” Aku hanya mengangguk sambil memasukan hapeku ke dalam saku celana. “Duduk dulu sambil minum yuk, Mbak. Biar tenang sedikit, mbak keliatannya panik banget. Nanti kalau sudah tenang, kita cari bareng-bareng. Aku temenin deh.” Tawarku padanya.

Seperti sapi yang dicocokan hidungnya, wanita itu hanya mengangguk dan mengikutiku. Kami berdua pun mampir ke foodcourt mall tersebut dan memesan minum. Aku pun berusaha menghibur wanita yang ku ketahui bernama Sabrina itu. Ia masih kuliah di salah satu universitas swasta di Jakarta Barat. Awalnya ia ke mall ini hendak menjual hape tersebut, tapi naas nasib malah membuat hape itu hilang sebelum sempat dijual.

Setelah ngobrol sekitar satu jam, Sabrina pun terlihat lebih tenang. Pucat dan panik di wajahnya mulai berkurang. Nada bicaranya pun sudah terlihat lebih santai. “Ya mungkin emang bukan rejeki aku, mas. Terima kasih banyak ya mas udah mau nolong pinjemin hape tadi, sampe nemenin aku minum disini. Makasih banyak ya mas.” Ucapnya dengan tulus.

Aku mengangguk sambil tersenyum, “Udah seharusnya saling bantu, kan?” Sabrina mengangguk. Waktu sudah menunjukan pukul 3:30 sore. Aku pun memutuskan untuk pulang sebelum jalanan macet karena akhir pekan.

“Sabrina, aku pamit pulang duluan ya. Sudah sore, khawatir nanti jalanan macet hehehe…” Pinta ku.

“Oh iya, mas. Kalau gitu bareng aja, aku juga mau pulang kok…” Balasnya.

Kami berdua pun berjalan bersama sampai ke parkiran. Sabrina membawa motor juga, jadi aku tidak perlu repot menawarkan untuk mengantarnya hehehe.

“Kamu pulangnya ke mana?” tanyaku.

“Pulang sih jauh mas. Aku mau ke kosan temen aja paling di deket sini. Kalau mas pulang kemana?”

“Oh begitu, aku juga ngekos kok. Di belakang gedung itu…” Kata ku sambil menunjuk gedung perkantoran yang ada di dekat mall tersebut.

“Wah, deket dong dengan kosan temenku. Bareng aja jalannya mas kalau gitu…”

Aku mengiyakan permintaan Sabrina. Kami pun jalan beriringan sampai ke depan kosan temannya yang berjarak 50 meter dari kosanku.

“Sudah sampai nih, aku langsung ke kosan ya, Na.” Ujarku.

“Iya mas, kosan mas yang itu kan?” tanya Sabrina sambil menunjuk kosanku.

“Iya betul, nah itu yang dilantai dua kamar paling kiri kamar aku hehehe…”

“Oke deh, mas. Nanti kalau ternyata temen aku gak ada di kosan. Aku boleh main ke kosan mas gak?”

“Boleh dong, silakan aja na.”

Aku pun pamit dan segera ke kosan. Sampai di kosan segera aku rapihkan belanjaan yang tadi aku beli. Sembari membersihkan kamar sedikit demi sedikit. Setelah itu aku mandi untuk menghilangkan gerah dan lengket setalah berkeliling di mall dan terkena panas saat di motor tadi.

Selesai mandi, saat hendak mengenakan pakaian, tiba-tiba pintu kamar ku ada yang mengetuk. “Ah, barjo nih paling. Ngapain sih?” gerutuku dalam hati, Barjo adalah teman sebelah kamarku. Ia sering sekali datang ke kamar, apalagi bila aku baru saja berbelanja, untuk menghabiskan persediaan makanan ringan yang aku simpan di kamar.

“Iya, bentar.” Teriakku sambil menghampiri pintu dan membukanya. “Apaan sih, Jo…” ucapan ku terhenti saat ku lihat di depan pintu adalah Sabrina, bukan Barjo. “Eh kamu, kirain temen sebelah kamar…” ucapku salah tingkah melihat Sabrina.

Sabrina hanya tersenyum, “Temen aku ternyata gak ada mas. Aku kesini deh jadinya…” “Masuk masuk, maaf ya aku baru banget selesai mandi nih…” ujar ku. Sedikit bingung juga karena aku bahkan masih mengenakan handuk, belum berpakaian sama sekali.

Sabrina pun masuk ke dalam kamar dan duduk di sofa kecil yang aku letakan di pojok kamar.

Aku langsung membuka lemari dan mencari pakaian. Aku tak menyadari bahwa Sabrina sudah tidak lagi duduk di sofa tapi berdiri tepat dibelakangku. Dengan sekali gerakan, Sabrina menyusupkan tangannya ke dalam handukku. Sontak aku kaget mendapati penisku diremas-remas oleh wanita yang baru saja aku kenal tadi siang. Aku langsung menoleh ke arah Sabrina, ia tersenyum nakal sekali sambil tangannya tak mau lepas dari penisku.

“Aku ke kosan temen niatnya mau minta ini, mas. Tapi temenku gak ada. Kalau sama mas, boleh gak?” Tanya Sabrina dengan nada yang sangat menggoda.

Aku hanya melongo sambil mengangguk kecil. Sabrina pun menarik handuk ku sampai semua terlepas. Ia mulai menciumi dadaku. Bisa dibilang ini pertama kalinya aku melakukan aktivitas seksual dimana si wanita yang memulainya dengan agresif, sementara aku hanya berdiam diri menikmati perlakuannya. Penisku pun tak kuasa menahan rangsangan yang diberikan oleh Sabrina, perlahan tapi pasti penisku mulai mengeras. Sabrina menghentikan remasannya dan melihatku dengan mata indahnya sambil perlahan menurunkan badannya. Ia jongkok sambil memerhatikan penisku. Dikocoknya pelan, lalu dijilatnya batang penisku dari pangkal sampai ujung.

“Uhhh, Sabrina!” Teriak ku kecil karena geli.

Sabrina memasukan kepala penisku ke dalam mulutnya. Rasa nikmatnya kembali menjalar diseluruh badanku. Kepala Sabrina mulai maju mundur dengan penisku yang menyumpal penuh mulutnya. Aku diam tak bersuara, menikmati birahi yang sudah lama tak ku rasakan. Aku hanya bisa merapihkan rambut Sabrina dan memeganginya agar tidak mengganggu aktivitasnya yang membuatku merasa terbang seperti ke awang-awang.

Hampir lima menit Sabrina melayani penisku dengan mulutnya yang dihiasi bibir tipis tersebut. Aku pun memintanya untuk berdiri, lalu menciumi bibirnya. Ciuman panas antara kami berdua begitu bergairah. Bibir kami berpagutan, lidah kami saling serang satu sama lain. Aku mendorong tubuh Sabrina ke arahku agar semakin rapat. Bisa kurasakan payudaranya yang cukup besar menempel di dadaku. Terasa desiran di seluruh tubuhku saat tubuh Sabrina begitu dekat dengan tubuhku.

Aku coba meremas payudaranya, Sabrina sedikit menggelinjang tanpa protes. Justru ciumannya semakin bergairah saja. Aku pun semakin bernafsu dan bersemangat. Tanpa basa-basi, aku angkat pakaian Sabrina, dan dengan sekali hentakan bra-nya yang berwarna hitam itu pun terlepas. Kini dua gundukan payudara bulat yang kencang dan indah itu dengan menantang menghadap padaku. Segera ku remas lagi ke dua payudara tersebut sambil lidahku berusaha menyapu seluruh permukaan kulit leher

Sabrina yang jenjang dan putih itu.

“Uhhh, massssss. Hmmm, enak massss….” desis Sabrina pelan.

Tanganku yang masih belum puas meremas payudara Sabrina berusaha untuk menurunkan celananya yang berwarna biru tua itu. Setelah kancing celana aku buka dan kuturunkan sedikit, selebihnya aku gunakan kakiku untuk menurunkan sepenuhnya celana Sabrina. Terlihat celana dalamnya yang berwarna putih memiliki bercak basah disekitar area vaginanya.

“Sudah nafsu sekali sepertinya wanita ini…” Gumamku dalam hati.

Kali ini bagian ku. Aku menurunkan tubuhku dan bertumpu pada lututku. Ku ciumi paha Sabrina yang jenjang dan sangat mulus itu sambil tanganku meremas pantatnya yang cukup keras itu. Sabrina menggelinjang dengan desisan pelan sambil meremas kepala dan rambutku. Aku turunkan celana dalam Sabrina. Terlihat vaginanya yang merah merekah tanpa sehelai bulu kemaluan. Begitu basah, namun harum yang membuatku tak sabar untuk menikmatinya.

Ku geserkan sedikit kaki Sabrina agar bibir dan lidahku mudah menjangkau vaginanya tersebut. Sabrina hanya menurut. Ku usapkan lidahku di bibir vaginanya yang tebal itu. “Aahhh mas!” Teriak Sabrina. Ku mainkan terus lidahku di klitorisnya yang sudah membesar tersebut. Ku rasakan tubuh Sabrina bergetar. Mungkin karena memang berdiri tanpa sandaran, dan perlakuanku padanya membuat kaki kakinya menjadi semakin lemas dan bergetar seiring nikmat yang ia dapatkan di vaginanya dari lidahku. Sesekali kususupkan kedua jariku ke dalam vaginanya. Erangannya pun semakin menjadi, ditambah tangan ku yang satu lagi tak henti hentinya meremas pantatnya yang begitu seksi.

“Mas… Aku mau keluar, Mas…. Uhhhhh….” Desis Sabrina sambil meremas rambutku makin kencang.

Tidak lama berselang, Sabrina pun mencapai orgasmenya yang pertama dengan ku. “Aaaaaaaaaaaaaaahhhhhhh, massssssssssss…… Aku keluarrrrr masss uoooohhh….!” Teriaknya. Sabrina menikmati orgasmenya yang pertama dengan tubuh sedikit menunduk dan tangannya bertumpu di kedua pundakku. Aku hanya melihat ekspresi mukanya yang terlihat begitu menikmati permainanku dan mulut yang sedikit terbuka dan mata yang tertutup rapat.

“Hoooh, hoooooh…” Erang Sabrina. “Enak banget, Mas… Aku pertama kali loh keluar lagi berdiri gini, sumpah lemes abis….” Kata Sabrina.

Aku tersenyum sambil berdiri dengan tangan ku yang masih mengelus elus vagina Sabrina.

“Baru pakai lidah sama jari aja udah lemes, gimana kalau pakai ini?” Tanyaku pada Sabrina sambil menarik tangannya dan meletakannya di penisku yang masih menegang dari tadi.

Sabrina lalu membuka matanya dan kembali melihatku dengan tatapan nakalnya. Tangannya mengocok pelan penisku.

“Hmm, ga tau sih. Gimana kalau dicoba aja langsung?” pinta Sabrina nakal.

Aku mengangguk pelan sambil tanganku mencoba membuka laci lemari yang ada di belakangku dari tadi. Ku cari kondom yang masih kusimpan dengan baik dari pertemuanku dengan Niken sebelumnya. Kondom berwarna merah yang tipis ini sepertinya akan menjadi andalanku untuk setiap pergulatan dengan wanita-wanita yang haus birahi seperti Niken dan Sabrina ini.

“Tipis banget, gak takut bocor mas kondomnya?” Tanya Sabrina dengan bingung, tapi tangannya tetap meremas penisku.

“Gak kok, malah enak kan kalo tipis, jadi gak berasa lagi pake…” Jelasku sambil memasangkan kondom ke penisku.

Sabrina hanya mengangguk sambil menciumi dadaku. Setelah kondom terpasang, aku membalik tubuh Sabrina agar memunggungiku dan mendorong tubuhnya. Posisi doggy style sambil berdiri bisa dibilang posisi kesukaanku. Sabrina pun sepertinya mengerti apa yang aku inginkan. Ia menungging sambil tangannya bertumpu ke meja yang ada tepat di depannya. Ku ludahi sedikit tanganku dan ku usapkan di vagina Sabrina. Tanganku yang satu mengarahkan penisku agar bisa semakin mudah menerobos masuk vagina Sabrina yang terlihat begitu nikmat. Ku masukan kepala penisku sedikit demi sedikit ke dalam vagina Sabrina. Dari kaca yang ada di meja, aku bisa melihat wajah Sabrina yang penuh nafsu dan birahi, menikmati setiap senti penis ku yang masuk ke dalam lubang kewanitaannya. Sabrina melenguh pelan saat penisku pun sudah masuk seluruhnya ke dalam vaginanya yang kesat itu.

“Masss, nikmat masss… Genjot terus massss….”

Aku pun menggenjot perlahan vagina Sabrina. Aku ingin penisku bisa merasakan tiap permukaan di dalam vagina Sabrina yang hangat itu.

Saat pinggulku sibuk menggenjot, tanganku menepuk keras dan meremas pantat Sabrina bergantian. Posisi menunggangi kuda yang liar yang pernah aku lakukan sepertinya. Dari kaca di meja juga aku bisa melihat payudara Sabrina yang menggantung dan bergoyang seirima dengan genjotanku di vaginanya. Pemandangan yang sungguh membuat ku ingin terus merasakannya dalam waktu yang sangat lama. Kami bertahan hampir sepuluh menit dengan posisi itu sampai akhirnya aku merasakan dorongan dari dalam penisku yang mendobrak ingin keluar dengan cepat.

“Aku mau keluar nih, Na…” Lenguhku pelan.

“Keluarin di mulut aku dong, Masss…” Pinta Sabrina



Segera ku cabut penis dan kondom yang masih terpasang rapih, Sabrina langsung mengambil posisi berjongkok di depan ku dan membuka mulutnya lebar. Ku kocok cepat penisku sampai dorongan yang ada tidak bisa lagi ku tahan.

“Aku keluarrrrrr” crot crot crot, begitu banyak sperma yang menyemprot keluar dari dalam penisku dan memenuhi wajah Sabrina. Sperma putih kental seperti susu itu menutupi mata, hidung dan pipi Sabrina. Beberapa juga masuk langsung ke dalam mulutnya dan ditelan cepat sampai habis.

Sabrina memasukan penisku ke dalam mulutnya dan membersihkannya dengan lidah, dihisapnya sampai habis seluruh sperma yang tersisa di kepala penisku. Setelah itu baru ia mengusap sperma yang ada di wajahnya dengan tangan lalu memasukan sperma tersebut ke dalam mulutnya. Benar-benar haus sperma wanita ini, pikirku. Sabrina tersenyum sambil tertawa kecil saat menikmati spermaku.

“Enak sekali mas, suka deh sama sperma kamu…” ucap Sabrina manja sambil mengusap usap penisku yang masih tegang.

“Sebentar ya, Mas…” Sabrina berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.

Aku mengiyakan lalu menuju tempat tidur. Pergulatan dengan posisi berdiri lebih membuat letih ternyata. Dan aku pun masih belum habis pikir bisa menikmati tubuh Sabrina. Sabrina pun keluar dari kamar mandi masih tanpa busana. Ia tersenyum melihatku yang sudah berbaring di kasur dan menghampiriku, ia pun berbaring di sampingku.

“Capek, ya?” Tanya Sabrina sambil mengecup pipiku.

“Yah, lumayan deh. Pegel juga berdiri, hahhaa.”

Sabrina tertawa mendengar penjelasanku dan memelukku kemudian. Kepalanya disandarkan di atas dadaku. Sungguh posisi yang romantis dan membahagiakan setelah bercinta.

“Ngomong-ngomong, pacar kamu pasti marah sekali ya mas kalau tau kita begini…”

“Hah? Aku gak punya pacar kok, Na. Mungkin pacar kamu yang tinggal dikosan sebelah…”

“Dia sih bukan pacarku mas, emang TTM aja, ketemu kalau ada maunya aja hehehe…”

“Oh gitu, wah enak dong. Aku juga mau kalau jadi TTM kamu…”

“Yang bener mas? Asik!” Sabrina terlihat senang sekali mendengar pengakuanku yang ingin menjadi TTMnya.

Sabrina kembali mengelus elus penisku yang sudah lemas. Sepertinya nafsu birahinya kembali meninggi.

“Mau lagi ya?” tanya ku.

“He’eh.” Jawab Sabrina mengangguk sambil tersenyum manja melihatku. “Kondom yang tadi masih ada gak?” Tanyanya.

“Ada tuh di laci, ambil deh…” Perintahku.

Sabrina langsung beranjak ke lemari dan mencari kondom tersebut di lemari. Bukan hanya takut bila sampai hamil, tapi aku tetap berusaha untuk menggunakan kondom setiap berhubungan badan untuk menghindari penyakit. Sabrina pun membawa beberapa kondom yang aku simpan di laci. Diletakannya disamping bantal di sebelah ku.

“Tapi belum tegang nih, gak bisa dipakein dong…” kata Sabrina melihat penisku yang masih lemas.

“Iya sih, mungkin kalau diciumin sama kamu, dia bakal bangun lagi…” Pintaku nakal.

Sabrina mengerti mauku. Ia tersenyum dan merapihkan rambutnya lalu menuju penisku yang masih lemas itu. Dengan sekali tangkap, penisku sudah masuk seluruhnya ke mulut Sabrina. Ia kembali menjilat batang penisku, menghisap penisku kuat kuat dan menjilati bagian buah zakarku. Begitu nikmat, atau sangat nikmat sepertinya. Permainan lidah Sabrina sukses membuat penisku kembali berdiri. Ku ambil satu kondom yang ada di sampingku dan membuka bungkusnya. Ku berikan kepada Sabrina untuk dipasangkan.

Setelah terpasang kembali dengan rapih. Sabrina lantas bangun dan mencoba duduk di atasku. Dipegangnya penisku dan diarahkannya ke dalam vaginanya yang masih basah sepertinya. Sekali hentakan kencang, vagina Sabrina pun terisi penuh oleh penisku yang sudah keras dan membesar itu. Sabrina membuka lebar mulutnya merasakan desakan kuat dari penisku yang ingin menjelajahi vaginanya lebih dalam.

“Hoooooh, kontolmu nikmat sekali rasanya mas! Aku sukaaaaaa!” teriak Sabrina.

Aku tidak menyauti perkatannya, tanganku sudah sibuk meremas kedua payudaranya yang bergantung indah di dadanya. Terasa begitu nikmat kempotan vagina Sabrina di penisku. Sungguh nikmat yang tiada tara, mungkin vagina Sabrina ini lebih nikmat dari vagina Niken.

“Uhhh, masss, nikmatttt masssssss, entoti aku terus masssss…” racau Sabrina sambil memainkan rambutnya. Terlihat begitu sensual nan erotis. Nafsuku pun semakin bangkit dan tak tertahankan.

Ku tarik Sabrina dan ku putar posisiku agar aku yang diatasnya tanpa melepaskan penisku yang masih tertanam di dalam vaginanya.

“Genjot mas, nikmati aku massss. Nikmattttttt….” seru Sabrina

Aku genjot kembali vagina Sabrina dengan liar dan cepat. Ku hantamkan penisku berkali kali keluar masuk vaginanya yang semakin merekah dan basah.

“Uhhh, aku mau keluar nih masssss…” Desis Sabrina.

“Sabar sayang, aku juga, sebentar lagiii…” Kata ku berbisik di telinga Sabrina. Lalu ku kecup leher dan kujilati lehernya sambil pinggulku masih sibuk menggenjot Sabrina.

“Arrrgggghh, masssss arrrrrrggghhhhh..” Desah Sabrina mendapati vaginanya yang begitu nikmat dimasuki penisku dan sapuan lidahku di lehernya yang menambah rasa geli namun nikmat itu.

“Massssss, gak tahan masss, aku mau keluar masssss…..” Pinta Sabrina memelas.

“Aku juga sayangggg…” Ku percepat genjotan penisku dan ku fokuskan nikmat dipenisku agar ku bisa cepat keluar untuk mengimbangi permainan Sabrina.

“Aaaaahhh masss! Aku keluarrrrrr arrrggggghhhhhhhhh….” Erang Sabrina kencang.

“Aku jugaa sayanggggg arrrggggggghhh!!!” Crot crot crot, tersemburlah sperma ku untuk yang kedua kalinya. Kali ini di dalam vagina Sabrina meski tertahan kondom tipis itu.

“AAAAAAAAAAAAAHHHHHH NIKMAT MASSS!!” Sabrina menarik dan memelukku. Ku rasakan tangannya sedikit mencakar punggungku, mungkin ia tak bisa menahan nikmat yang ia rasakan.

Aku pun terkulai lemas di samping Sabrina. Penisku langsung lemas setelah orgasme yang kedua ini. Sabrina pun terlihat lemas berkeringat dan nafasnya begitu tersengal berat.







Rabu, 11 Agustus 2021

 


Angkakuda -- Petinju Filipina, Manny Pacquiao kini berdiri dua gerbang kesempatan besar, kembali menjadi juara dunia dan menjadi seorang presiden.Bukan tak mungkin, Manny Pacquiao menjadi seorang juara tinju yang berstatus sebagai seorang presiden sebuah negara lantaran kedua kesempatan itu kini terbentang lebar.

Kemungkinan itu yang membuat pelatih tinju, Freddie Roach, memiliki imajinasi tentang karier Manny Pacquiao sebagai petinju apabila terpilih menjadi kepala negara.Keinginan Manny Pacquaio untuk menjadi juara kelas welter masih terbuka meski pertandingannya dengan Errol Spence Jr. batal.

Errol Spence Jr., pemegang gelar juara WBC dan IBF, terpaksa mundur setelah didiagnosis mengalami cedera mata dalam pemeriksaan medis menjelang pertandingan.Pacquiao pada akhirnya dipasangkan dengan Yordenis Ugas yang awalnya menjadi penampil pada laga co-main antara dirinya dengan Spence.

Ugas sendiri kini memegang gelar juara WBA. Ironisnya, gelar yang dimiliki Ugas merupakan 'warisan' dari Pacquiao.Pacquiao dicopot dari tahkta juara WBA setelah tidak pernah bertanding sejak kemenangannya atas Keith Thurman pada Juli 2019.

WBA kemudian cuma memberikan embel-embel juara dalam masa reses kepada petinju yang pernah menjuarai delapan divisi berbeda tersebut.Dibandingkan ketika akan dihadapkan dengan Spence, kans kemenangan Pacquiao lebih besar pada pertandingan yang berlangsung minggu depan.




Percaya diri dengan peluang Pac-man, Roach selaku pelatih pun memiliki imajinasi liar dengan masa depan anak asuhnya tersebut.Roach membayangkan bagaimana jadinya jika Pacquiao menjadi juara tinju lagi kemudian memenangkan pemilihan presiden di negaranya, Filipina.

Sebagai informasi, Pacquiao santer dikabarkan akan maju menjadi calon presiden Filipina pada 2022.Roach pun membeberkan bahwa Pacquiao tidak pernah berkata tidak saat digoda dengan rencana menjadi presiden.

Saya terkadang menggoda Manny," kata Roach ."Saya bertanya apakah dia akan mencalonkan diri menjadi presiden. Dia tidak pernah berkata 'ya' atau 'tidak'. Dia cuma tersenyum kepada saya."

"Jika dia memenangkan laga ini dan menjadi presiden, bukankah akan terdengar sangat keren ketika seorang presiden mempertahankan gelarnya?"Roach kemudian berkelakar bahwa dia harus membuat surat pernyataan ketika melatih Pacquiao tahun depan.

Itu karena Anda tidak boleh memukul presiden," ujarnya sambil tertawa.Roach melihat petinju berusia 42 tahun tersebut masih bisa bertanding dua kali lagi, terlepas dari hasil pertandingan dengan Ugas.

Pacquiao dalam kesempatan lain juga membuka peluang untuk mewujudkan pertarungannya dengan Spence pada masa mendatang.Meski begitu, peluang Pacquiao kembali bertanding ketika menjabat sebagai presiden diprediksi tidak akan mudah karena tanggung jawab besar yang dipikul.

Roach sendiri berharap Pacquiao terpilih sebagai presiden demi mengembangkan mimpi menolong orang-orang yang membutuhkan.Pacquiao disebut Roach bersedia merogoh kocek dalam-dalam untuk membantu orang-orang yang senasib dengan masa lalunya.

"Saya khawatir Manny akan bangkrut suatu saat karena dia menghabiskan seluruh uangnya untuk orang-orang miskin," tutur Roach."Dia membantu mereka sebanyak yang ia bisa, tetapi terkadang menghabiskan lebih banyak dari kepunyaannya. Namun, dia bahagia melakukannya.





Senin, 02 Agustus 2021

 


Angkakuda -- Tim Kalong Satresnarkoba Polres Pangkalpinang tangkap dua orang pengedara narkoba jenis sabu-sabu, di Jalan Broderan Budi Mulia, Kelurahan Gajah Mada, Kecamatan Rangkui Kota Pangkalpinang, Minggu (1/8/2021) sekitar pukul 17.30 WIB


Keduanya masing-masing berinisial RG (27) warga Jalan Suka Damai, Mangkol, Pangkalanbaru, Bangka Tengah dan AJ (27). Dua Sekawan Dibekuk Tim Kalong Satresnarkoba Polres Pangkalpinang, saat transaksi Narkoba di Pangkalpinang Jalan Solihin GP, Desa Terak, Bangka Tengah.


Mereka ditangkap lantaran hendak bertransaksi narkoba jenis sabu-sabu di jalan tersebut tepatnya di Belakang Rumah Sakit Bakti Wara Pangkalpinang. Keduanya juga merupakan target operasi (TO) Satresnarkoba Polres Pangkalpinang.


Kasat Resnarkoba Polres Pangkalpinang Iptu Astriantomi mengatakan, keduanya merupakan pengedar barang haram tersebut, mereka selalu berdua saat mengedar narkoba jenis sabu di Pangkalpinang dan juga sudah menjadi target operasi (TO) pihaknya.


"Iya, mereka ini diduga kuat pengedar. Waktu mengedar mereka saling bersama-sama, saat penangkapan keduanya ditemukan satu paket diduga narkoba jenis sabu-sabu seberat 0.30 gram," kata Iptu Astriantomi, Senin (2/8/2021).


Pengungkapan kasus peredaran narkoba ini, lanjutnya, bermula dari laporan masyarakat, yang sering melihat gelagat orang yang mencurigakan di tempat tersebut.


Setelah mendapat informasi, anggota Tim Kalong Satresnarkoba Polres Pangkalpinang mulai mencari informasi, setelah mendapat informasi dan memiliki data yang kuat, Tim Kalong langsung melakukan penangkapan.

"Setelah ditangkap kami langsung melakukan penggeledahan terhadap keduanya di badan dan tempat tertutup lainnya. Dan kami menemukan satu paket diduga narkoba jenis sabu, ditemukan di selokan yang dilapisi tisu," ucapnya


Berdasarkan keterangan RG, saat diinterogasi oleh polisi, barang tersebut didapatkan oleh keduanya dari AB yang merupakan daftar pencarian orang (DPO) Satresnarkoba Polres Pangkalpinang.


RG juga mengakui, sudah enam kali mendapat narkoba jenis sabu-sabu dari DPO itu untuk dijual kembali, dan saat melakukan transaksi selalu dilakukan keduanya di tempat penangkapan.


"Mereka selalu transaksi di sana, menggunakan sistem lempar. Keduanya saling berduaan saat mengedar barang tersebut, misal ada yang pesan lewat RG, RG selalu mengajak AJ pun sebaliknya," kata Kasat Resnarkoba Polres Pangkalpinang.


Atas perbuatan keduanya, diancam dengan pasal 114 Ayat (1) JO Pasal 132 Ayat (1), 112 Ayat (1) JO Pasal 132 Ayat (1)  UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Tindak Pidana Narkotika, dengan ancaman kurungan minimal 6 tahun dan maksimal 12 tahun kurungan penjara.


Barang bukti yang berhasil diamanakan dari RG, satu paket Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman jenis sabu yang dibungkus plastik bening ukuran kecil, satu helai tisu warna putih dan satu unit handphone merk Asus warna Hitam.


Dari tangan AJ, diamankan satu unit Handphone Merk Vivo warna Biru, satu unit sepeda motor yamaha MX 4 Speed warna hitam, keduanya saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Satresnarkoba Polres Pangkalpinang.







Jumat, 30 Juli 2021

 


Angkakuda -- Diana baru saja diterima menjadi seoran wartawan di sebuah media cetak yg cukup ternama. Banyak yang heran dengan keputusannya, karena secara fisik diana lebih cocok menjadi seorang model dibandingkan menjadi wartawan.

Diana mempunyai lekuk tubuh yang indah, buah dada yg bulat menggiurkan, pantatnya terlihat padat,tinggi badannya lumayan,membuat ia terlihat anggun, rambutnya yg panjang terawat, matanya yg indah seolah menghipnotis tiap pria untuk bertekuk lutut dihadapannya.

hari itu jum’at. satu hari menjelang deadline, diana harus membuat laporan tentang kegiatan pelacuran di jakarta, terutama menjelang bulan ramadhan. Seperti biasa dalam mencari berita , diana selalu pergi sendiri. padahal tak ada seorang pun yang akan menolak jika ia minta ditemani, namun ia merasa lebih leluasa sendiri.

Diana mengunjungi sebuah kompleks pelacuran untuk mencari berita, sebelumnya ia sudah mengontak seorang pemilik warung minum di kompleks itu untuk memandunya dalam mencari berita sekaligus jadi pelindungnya, untuk itu diana sudah membayar cukup uang.

Dan tentu saja kedatangan diana ke tempat itu sangat menarik perhatian, beberapa lelaki hidung belang menggodanya, namun mereka tak berani macam macam karena diana ditemani oleh pemilik warung yg mantan preman, sehingga bisa dikatakan liputan diana saat itu berjalan lancar.

jam menunjukan pukul satu malam saat diana telah menyelesaikan liputannya. Diana beristirahat sejenak di warungnya Pak wowo, dialah yang sedari tadi mengantar diana berkeliling kompleks pelacuran itu. Sambil ditemani secangkir kopi panas , diana mengecek hasil liputannya sekali lagi, dia merasa lega akhirnya tugasnya selesai juga, tinggal diketik dan diserahkan pada redaksi besok, dan ia akan liburan sehari.

Selagi asyik dengan rekamannya, beberapa orang masuk ke warung itu, dari tampangnya jelas terlihat jika mereka adalah preman wilayah sini.

“eeh…siapa nih…?”seorang yg berbadan paling besar melihat diana,otomatis diana menjadi pusat perhatian disana, karena tak ada siapapun lagi disana, smentara pak wowo sedang di belakang.

“oohh..ternyata nona wartawan…..gimana non..udah puas…?” tanya orang itu lalu tertawa. Diana hanya mengangguk pelan dan tersenyum sopan, nada bicara org ini membuatnya tak nyaman, apalagi teman teman org ini kemudian berdiri di belakang diana seolah bersiap siap untuk melakukan sesuatu.

Melihat gelagat buruk, Diana segera bangkit dari tempat duduknya. namun ia kurang cepat, orang di depannya telah menerkam dia sehingga diana terdorong ke dinding warung, tangan orang itu mulai meraba raba tubuh diana.

“PAK WOWO..PAK WOWO…TOLONG….TOLONG..PAK…” diana berteriak berharap pak wowo mendengarnya.

tak lama pak wowo muncul dari belakang, membuat diana merasa lega. orang itupun menghentikan aksinya walaupun ia masih mencengkram kuat lengan diana.

“pak tolong pak…mereka mau berbuat yg tak senonoh pada saya..” seru diana sambil berusaha melepaskan diri. usahanya berhasil dan ia segera menghampiri pak wowo.

“kenapa non diana..?” tanya pak wowo

“itu pak..mereka mau kurang ajar sama saya..” jawab diana

“lalu …?”

“tolong suruh mereka pergi pak….”

pak wowo kemudian memandang diana, dan diana merasakan ada yg berbeda dari sorot mata pak wowo.

“wahh..non…..mereka kan berlima..bapak sendirian…gimana bapak ngusirnya…?” kata pak wowo, namun tidak ada nada ketakutan dari bicaranya, hal ini membuat sebersit ketakutan muncul di pikiran diana, ternyata pak wowo juga terlibat.

“ayo..bawa ke kamar belakang aja…” kata pak wowo, segera para preman itu menarik diana ke kamar belakang yang memang sedari tadi telah disiapkan oleh pak wowo.

Diana didorong masuk ke sebuah kamar kosong, kelihatannya kamar ini biasanya dipakai oleh para pelacur jika menerima pelanggannya.

“tolong…jangan…..kenapa kaliaan ini….” diana memohon

“dasar perempuan tolol..berani beraninya kemari…sendirian pula…”jawab seorang preman

“tapi..tolong..saya hanya wawancara….tidak akan ada yg dirugikan….”kata diana lagi

“bodo amat…!!!….togar ….ucup..ayo….” dia memerintah anak buahnya.

segera mereka mendorong diana terjatuh ke tempat tidur, kedua tangan diana kemudian diikat ke atas kepala ujung tempat tidur , smentara seorang yg lain berusaha melepaskan celana jeans yg dipakai diana.

agak sulit karena diana terus meronta, namun akhirnya berhasil juga. kemudian satu persatu kancing baju diana dilepas, sehingga kini paha diana yang mulus dan buah dada diana yg montok terexpose.

Diana mendengar suara laci dibuka, rupanya si pimpinan preman, joni , baru saja mengambil gunting lalu kemudian mendekati diana. Joni kemudian menelurusi lekuk tubuh diana perlahan dengan gunting sampai akhirnya ia menggunting lepas bra diana dan celana dalam diana. segera Hawa dingin menerpa buah dada diana yg terbuka, membuat putingnya mengeras. Diana hanya bisa pasrah karena sadar tak akan ada yg menolongnya disini.

“keras nih…..wahhh…terangsang juga nih cewek….” kata joni sambil memainkan puting diana.

diana hanya bisa memejamkan mata dan memalingkan muka sementara joni meremas remas buah dadanya.

“ucup..bikin dia panas dulu nih…” kata joni. tawaran yg langsung disambut gembira oleh ucup.

“thanks ..boss…”

diana tak berani melihat, tapi ia bisa mendengar jika kini ucup sedang melepaskan pakaiannya sendiri, kemudian ia merasakan jari jari yg menyentuh dan memainkan vaginanya.

“toolong..jaangann…” diana hanya bisa memohon dan menangis

namun ucup tak mau mendengarnya , ia terus memainkan vagina diana dengan jari jarinya, hal ini membuat diana sangat kesakitan dan tersiksa apalagi vaginanya masih kering.

“hei..kalian..coba bawa air seember kemari sama bawa handycam gue…..cepetan…” joni menuruh anak buahnya yg lain. dan tak butuh waktu lama untuk mereka memenuhi perintah boss nya.

“gimana cup….?’” tanya joni

“masih sempit boss…..perawan nih kayaknya…” jawab ucup

” bagus..bagus….”

joni mendekati diana dan bertanya

“kamu masih perawan…..bener..?”

diana hanya bisa mengangguk pelan, tubuhnya terguncang karena isak tangis.

joni lantas membuka ikatan diana di tempat tidur untuk kemudian mengikat tangan diana ke belakang punggung.

” berlutut ..dilantai..ayo….” perintah joni.

ucup segera memaksa diana untuk berlutut di lantai, belum sempat berpikir sesuatu yg keras memukul pipinya.

Diana terkejut, penis joni kini menegang keras dihadapan wajahnya, selama ini ia belum pernah melihat secara langsung penis laki2.

joni segera memaksa memasukan penisnya ke mulut diana, penisnya yg besar membuat mulut diana terlihat penuh, juga tentu saja membuat dian tersedak dan sulit bernafas. Joni dengan kasar mendorong dorong kepala diana dan menahannya beberapa saat menikmati kehangatan bibir gadis cantik ini, sampai akhirnya ia menarik keluar penisnya dari mulut diana.

Diana merasa lega , ia terbatuk dan berusaha menarik nafas , smentara ia merasakan beberapa tangan menjamahi tubuhnya denga kasar, ikatan di tangannyapun sudah dilepas.

Tiba tiba diana kembali ditarik jatuh ke kasur, kini ia bisa melihat jika seluruh lelaki di kamar itu telah telanjang bulat, diana bergidik melihat penis penis mereka yg sudah menegang, penis yg beberapa saat lagi akan mengacak acak keperawanannya. salah seorang dari mereka bahkan sedang merekam semua kejadian yg terjadi.

joni segera menindih tubuh diana, menjamahi dan mencubiti buah dadanya dengan gemas, lalu mengulum dan menyedotnya dengan kasar, sebelum diana sempat berteriak , ucup telah membungkam mulut diana dengan ciumannya yg ganas, lidah ucup dengan liar bermain di dalam mulut diana.

Diana hanya memejamkan mata dan menangis tertahan, air mata mulai mengalir.

Diana berteriak tertahan dan mata terbelalak, saat tiba tiba vaginanya ditembus oleh penis joni. kali ini diana mencoba berontak dan melepaskan diri, namun semakin dia meronta, joni semakin keras dan brutal memompa vaginanya, sehingga semakin menambah kesakitan pada diri diana.

Joni terus memacu tubuh diana, sementara kawan – kawannya memberi semangat, kadang muncul komentar2 jorok ditimpali tertawa.

Setelah sekian lama akhirnya diana merasakan suatu tegangan, tak lama kemudian dia merasakan sesuatu yg hangat dalam dirinya, joni telah mengeluarkan sperma didalam.

Joni kemudian bangkit dan tertawa puas,namun siksaan diana belum berakhir, kini di atas tubuhnya telah ada pak wowo dengan penis yg bahkan lebih besar dari milik joni.

Kini sambil menatap penuh nafsu wajah diana, pak wowo menembus vagina diana dengan penisnya.

meskipun darah perawanan dan cairan bekas joni membuat penis pak wowo masuk lebih lancar, namun vagina diana masih sempit,sehingga tak mengurangi kesakitan diana, bahkan krn besarnya penis pak wowo, kesakitannya malah lebih terasa.



“aahhh…ahhhh…bangsaaatt…kaa…liaann….aahh h…” umpat diana.

togar segera membungkam mulut diana dengan penisnya, kini sambil tubuhnya masih ditindih oleh pak wowo, ia juga harus mengoral togar. tak satupuin kejadian itu yang luput dari rekaman handicam joni.

tak lama kemudian lagi lagi ia merasakan cairan hangat di vaginanya, dan semburan cairan asin di mulutnya.

Diana hendak memutahkan cairan itu namun kepalanya ditahan togar sehingga, ia terpaksa menelan sperma togar.

setelah pak wowo, kini giiran yg lain menindih diana dan memperkosanya dengan kasar. Diana sudah pasarh, air matanya sudah mengering, ia hanya memejamkan mata membayangkan ia tak disana, membayangkan semua itu tak terjadi.

ucup kemudian membalikan tubuh diana, dan penisnya kini menga cak acak pantat indah diana, hal ini membuat diana sangat tersiksa dan kesakitan

“AAAHH….JANGAN DISANA…SAKIIT..AHHH..JANGAN…”

namun teriakan memelasnya hanya ditimpali oleh tertawa mengejek, apalagi kemudian lagi lagi mulutnya disumbat oleh penis seseoarang, diana tak mau tahu siapa orangnya, yang jelas ia psarah pada nasib yg menimpanya.

ia tidak tahu berapa orang yg memperkosanya, ia terlalu lelah dan shock uintuk menyadari hal itu, hingga pagi menjelang ia harus terus melayani banyak lelaki , jika ia terlhat tak sadarkan diri ,orang2 itu menyiramkan air ke tubuhnya.

bahkan pada penutup mereka memasukan penis ke lubang pantat dan vagina diana sekaligus, setiap kali diana menjerit kesakitan semakin keras pula mereka memompanya., dan diana pun tak ingat apa apa lagi.

epilog: menjelang siang para pengguna jalan tol dikejutkan dengan penemuan sesosok tubuh perempuan tanpa busana di pinggiran jalan, dilihat dari kondisinya perempuan ini masih hidup dan jelas merupakan korban perkosaan. Polisi segera melakukan penyelidikan pada kasus tersebut, dan butuh waktu sampai sebulan kemudian, sampai akhirnya polisi menangkap para pemerkosa tersebut.

dan karena kejadian itu pula akhirnya massa merusak dan membakar tempat pelacuran itu , menutup selamanya tempat itu. Dan diana butuh waktu hampir setahun samapi akhirnya ia bisa hidup normal kembali, meski begitu pengalaman mengerikan itu tak akan pernah terlupakan seumur hidupnya

Dua tahun berlalu sejak kejadian pemerkosaan diana. Walau masih membekas namun diana tetap berusaha tegar mengahadapi semua itu, bahkan kini karirnya menanjak. Diana kini tidak lagi bekerja sebagai wartawan media cetak, tapi sudah bekerja di stasiun Tv swasta ternama, tidak hanya itu, dengan gagahnya kini Diana membawakan acara kriminal di televisi, ratingnya cukup bagus, sehingga nama Diana masuk dalam jajaran pembawa acara TV favorit.

“hehehe…makin cantik aja kamu manis..abang kangen nih…” gumam joni. Dia adalah pimpinan preman yang memperkosa diana dulu ketika gadis cantik itu tengah meliput kompleks lokalisasi.

seharusnya dia masih dipenjara, namun dia berhasil melarikan diri. Selama di penjara joni mengikuti terus acara diana, hal ini menjadi salah satu alasan ia kabur. Ia selalu merindukan kehangatan tubuh gadis itu, jeritan dan tangisannya. ia membayangkan membawa diana ke suatu tempat memperkosanya habis habisan, dan mendengar lagi jeritan dan tangisan si cantik ini.

Demi keamanan diana kini tinggal di sebuah apartemen , namun hal itu bukan halangan bagi penjahat profesional seperti joni. Ia berhasil menyusup masuk ke apartemen tempat diana tinggal. Dia tinggal menyamar menjadi kurir atau pengantar surat atau apapun itu.

Kini ia telah berdiri di depan pintu apartemen Diana, dengan waktu singkat ia berhasil membuka kunci apartemen tersebut, dan menguncinya kembali agar tak ada yg curiga.

masih ada waktu beberapa jam sebelum diana pulang kerja dari stasiun TV. Tempat itu cukup luas, jendela kamarnya menampilkan pemandangan kota , dengan kursi dan sofa menghadap jendela , dan meja yg cukup besar dan indah di tengahnya. Joni membayangkan tubuh telanjang diana terbaring disana, sementara dia memperkosanya, diana menjerit dan memohon dan mungkin menangis. Penis joni langsung menengang membayangkan hal tersebut.

Joni memasuki kamar tidur diana, wangi harum khas kamar wanita segera semerbak. joni tersenyum melihat kasur diana mempunyai kaki kaki di setiap sudutnya. ia membayangkan mengikat diana disitu, dengan kaki dibentangkan lebar, menanti penisnya menerobos.

dia menaruh tasnya yg berisi tali dan beberapa dildo yg dia dapat dari kawannya, malam ini ia akan berpesta dengan diana, gadis cantik , pembawa acara favorit indonesia. Joni pun tertawa, ia bahkan sudah menyiapkan senjata untuk mengancam korbannya.

Joni segera menanggalkan seluruh pakaiannya, dan besembunyi di balik kamar tidur diana dengan pisau siap di tangan. Joni mendengar suara kunci pintu dibuka dan suara langkah kaki menuju kamar ini. Diana tanpa curiga memasuki kamarnya, dengan gerak cepat joni menangkap diana dari belakang dan menodongkan pisaunya ke leher diana.

“hai…cantik..masih ingat abang …?” kata joni

seluruh tubuh diana mendadak lemas, ia tentu saja tak akan pernah melupakan suara itu seumur hidupnya.

Diana pun bisa merasakan jika joni tidak berpakaian, penisnya menusuk nusuk belakang tubuh diana.

“jangan..tidak….” diana mulai memohon, air mata mulai mengalir di pipinya, mimpi buruknya yang dulu akan terulang lagi

“jangan..?hehehehe..gue udah kangen banget sama kamu sayang….ga enak di penjara….hehehe..” kata joni menikmati ketakutan diana.” hari ini kita akan bersenang senang seperti dulu sayang…”

Diana bagai terkena aliran listrik saat tangan joni mulai meraba raba tubuhnya, bergerak dari pantat ke buah dada, meremasnya kuat. penis joni terasa kian mengeras menekan pantat diana, bayangan saat diperkosa dulu akan kembali menjadi kenyataan, apalagi ia menyadari jika apartemen ini kedap suara, dibuat untuk kenyamanan , namun siapa sangka hal itu malah jadi petaka bagi diana.

sebenarnya diana sudah tak punya hasrat untuk melawan, ia hanya bisa psrah dan berharap joni tidak menyiksanya dan segera pergi setelahnya.

Joni mendorong diana terjatuh ke kasur, diana terpekik melihat joni sudah telanjang bulat

“ingat sayang..kalau kamu menurut kamu tidak akan apa apa..tapi kalo macam macam gue bisa nyiksa kamu sampe puas..paham…?”

diana hanya mengangguk pasrah.

“bagus..sekarang..buka baju kamu…ayo cepat…….”

dengan perlahan diana membuka blazernya, buah dadanya tersembul dibalik branya, membuat joni menelan ludah.

“sekarang branya juga buka..ayoooo…”

dengan terpaksa diana membuka bra nya, melemparnya ke lantai, dan dengan cepat menutup buah dadanya dengan kedua tangan.

“apapan sih…ayo..turunkan tangannya…” perintah joni

diana dengan perlahan menurunkan tangannya, memperlihatkan buah dadanya dengan putingnya yg mengeras karena terkena udara dingin.

“hehehehe..pemandangan yang indah..sekarang bawahnya ayo……”

diana patuh mengikuti perintah joni kini, ia telanjang bulat di tempat tidurnya, mata joni terbelalak melihatnya, dua tahun ia tak pernah melihat perempuan, kini perempuan cantik pasrah telanjang dihadapannya.

joni bergerak mendekat, penisnya diacungkan ke wajah diana yg terduduk di kasur.

“masukin ke mulut..ayo…..jangan sampai gue main keras ya….”

diana menatap wajah joni berharap ada belas kasihan harapan yang sia sia.

dengan terpaksa diana memasukan penis itu ke mulutnya,

“ayo..jilati..isep..kayak dulu…”

dengan patuh diana menjilati dan mengulum penis joni, walau dengan air mata bercucuran, sementara joni tertawa penuh kemenangan sambil tangannya tak lepas dari buah dada yg ranum itu.

tak lama joni merasa akan keluar, ia tarik penisnya dan menyiramkan spermanya ke wajah diana, sehingga gadis cantik itu gelagapan.

“hahahaha….obat awet muda sayang…..hahahaha…”

diana menangis karena merasa terhina, namun ia agak “beruntung” karena ia tdk melawan, maka segala siksaan yang direncanakan joni sebelumnya tidak dijalankan.

“ayo..berbaring…” perintah joni, yg diikuti patuh oleh diana.

setelah diana berbaring, joni leluasa menjelajahi buah dada montok diana, dia remas , jilat dan hisap penuh nafsu.

“ehhh…ahhhhhh..uuhhh….” diana hanya bisa mengerang

joni terus menghisap dan meremas buah dada diana sampai ia merasa penisnya sudah siap tempur kembali.

Joni menarik diana ke depan dan menyuruh diana telungkup di meja besar di depan.

“ooh..tidakk..jangan..lakukan apa saja..asal jangan disana…..” diana ketakutan sadar apa yang akan terjadi

PLAKKK!!! sebuah tamparan membuat diana limbung, joni segera mengatur posisi diana sebelum gadis itu sadar, dan menerobos pantat diana dengan penisnya.

“AAAAAAAHHHKKK………” jerit diana kesakitan

joni kemudian menggenjot pantat diana diiringi jerit kesakitan diana, sesuai dengan bayangannya tadi. stelah puas, kini giliran posisi diana diatas, sementara joni terbaring disofa.

“aahh…ahhh..ahhhh..ahhh…” erang diana.

dan lagi lagi setiap orgasme, joni menyemburkna spermanya di wajah diana.

malam itu diana menjadi budak sex joni, ia harus melayani joni bak seorang pembantu, ia harus membuatkan makanan untuk joni dan tidak boleh berpakaian, belum lagi joni dengan nyaris tanpa henti semalaman menyetubuhi diana.

baru menjelang siang keesokan harinya joni menghentikan aksinya, diana bernafas lega karena ia diizinkan joni untuk berpakaian, namun itu tak membuat mimpi buruknya berakhir.

‘cepat…kamu ikut aku….ayo…….”paksa joni

“kemana..jangan…ampun……”diana memohon bahkan berlutut

“aah..ayo…atau mau gue main kasar..hehee…kita bulan madu sayang… hehehee….”

dan hari itu joni dengan paksa membawa diana pergi ke suatu tempat, suatu tempat yg diana yakin tak akan lebih baik dari sekarang…….

wartawan , pembawa acara Tv favorit akan segera menjadi budak sex……

kemanakah diana dibawa oleh joni..?

apa yang akan terjadi padanya…?

suatu hari pertanyaan itu akan terjawab…..suatu hari….

Dengan paksa joni membawa diana ke tempat parkir di basement, sesampainya di mobil, joni mengikat tangan dan kaki diana serta menyumpal mulutnya agar tak berisik, ditaruhnya tubuh diana di bawah jok belakang, dan ditutupinya dengan kain , pakaian dan benda benda lain yg tak mencurigakan, sehingga org lain tak tahu ada orang dibawah sana, juga diana tak akan tahu dian akan dibawa kemana.

mobil bergerak perlahan di lalu lintas jakarta, Diana berusaha mengira ngira akan dibawa kemana dia. Dia tak tahu pasti namun dari perubahan suhu dan hawa ia menduga joni membawanya ke luar kota. Terkaannya tak salah , joni mengarahkan mobilnya ke sbuah Villa di kawasan puncak, suatu rencana telah dibuat untuk Diana.

Diana berusaha mengenali tempat itu ketika joni menegluarkannya dari mobil, meski tahu ini daerah puncak namun ia tak tahu pasti dimana tepatnya. Joni membawa masuk diana ke sebuah villa, di dalam ia mengikat diana di sebuah kursi di depan sebuah TV layar lebar.

“saya mau diapakan lagi…..?” tanya diana khawatir

“jangan takut nona cantik…kamu akan segera tahu…hahahaha…”

“tolong..jangan siksa saya lagi..saya akan melakukan apapun yang kamu suruh..tapi tolong ..”

“ahhh..sudah diam…..lebih baik kamu nikmati tontonan ini ya..sementara abang pergi dulu..hahahaha..”

joni pun meninggalkan diana di ruangan itu setelah menyalakan Tv dan VCD.

diana menunggu apa yg akan ditunjukan oleh joni. Namun ia tertegun, ketika ternyata joni memutarkan rekaman ketika ia dulu pertama kali di perkosa oleh joni dan kawan kawan. seluruh memorinya kembali ke kejadian itu, gambar vcd itu dengan jelas menggambarkan bagaimana joni menggeranyangi tubuhnya, merenggut keperawanannya, bagaimana pula saat anak buah joni bergilirin menyiksa dan memperkosanya.

Diana berteriak , sambil menghentakan kakinya ke lantai, tak lama tangisnya pun meledak.

ia menangis sejadi jadinya saat seluruh detail kejadian dulu kembali terpampang dihadapannya, ia tak mengira bisa mengalami kejadian seburuk ini.

Satu jam kemudian joni kembali tapi ia tak sendiri, seorang chinese gendut bersamanya serta seorang bodyguard.

“lihat , koh..saya ga bohong kan…?” kata joni sambil menunjuk pada diana

“lo orang hebat…..loe bisa dapetin penyiar TV terkenal..lo gila tapi hebat..” kata a bun

“bukan itu aja koh, saya juga yang dapet perawannya…nih buktinya..”jawab joni sambil memutar ulang vcd tadi, diana hanya membuang muka tak mau melihatnya lagi, namun joni seperti sengaja menyiksanya, volume suaranya dikeraskan sehingga, rekaman jeritan dan rintihan diana saat diperkosa dulu menggema di ruangan itu.

“hahaha..lo orang hebat…ga rugi owe kenal sama loe orang….hahaha…”

ABUN mendekat pada diana, meraba raba seluruh tubuh diana, dan tangannya menelusup masuk ke balik rok diana.

“bangsat…lepaskan saya….jangan kurang ajar ya…!” diana berontak

“hahaha…ok ..ok…..dasar pelacur….lihat saja nanti..loe orang akan bertekuk lutut dihadapan owe .hahaha!”

kata a bun lalu memberi isyarat pada bodyguardnya.

bodyguard itu mengeluarkan sejenis suntikan dan mengisinya dengan suatu cairan.

“mau apa kalian..jangan…jangan…” diana ketakutan melihat ia akan disuntik sesuatu.

namun sia sia, si bodyguard menyuntikan cairan itu ke tubuh diana.

Diana tersentak, efek cairan itu mulai bekerja, kepalanya terasa pening, dan ia merasa seolah terbakar, namun kemudian rasa itu terfokus hanya buah dada dan vaginanya, tiba tiba diana merasa ingin buah dadanya diremas, vaginanya seolah menagih penis untuk memasukinya, otaknya dipenuhi oleh berbagai pikiran kotor.

“dengar…loe orang itu pelacur..ayo….bilang….siapa loe orang…” kata a bun

“saya..pelacur….saya..pe..lacur ” kata kata itu meluncur tak terkendali dari mulut diana

“hahaha..bagus..bagus……ayo memohon..ayo….” kata abun lagi

“sa..ya..pelacur….saya..mo..hon..setubuhi..s..ya …..”otaknya berusaha mencegah namun mulutnya tak tertahankan.

abun tertawa penuh kemenangan, ikatan diana dilepas dan ia pun langsung ambruk ke lantai, ia tka bisa mengontrol tubuhnya sendiri.

“ayo..pelacur..merangkak kemari..ayo…” a bun memerintah

diluar kesadaran diana bergerak merangkak mendekati a bun, terus bergerak dan ketika dekat, rangsangan birahinya makin tak tertahankan melihat tonjolan di balik celana a bun, tanpa sadar diana bergerak kesana, tangannya membuka celana abun, mengeluarkan penisnya , dan mengulumnya dengn nikmat.

otak diana seolah berteriak agar diana tak berbuat itu, namun tubuhnya seolah mempunyai pikiran sendiri, ia merasa terhina sekaligus merasa terangsang.

penis a bun dijilati diana, dikulum dan disedot sedot nikmat, abun memejamkan mata sambil meremas remas rambut diana , menikmati kuluman si penyiar cantik ini.

setelah merasa cukup, a bun menyuruh diana untuk melepas pakaian. dengan patuh diana membuka satu persatu pakaian yg melekat ditubuhnya, rasa terbakar ini semakin parah, birahinya makin naik, apalgi saat a bun juga melepas pakaian, penisnya ygkembali menegang membuat diana semakin terangsang.

buah dada diana dijelajahi oleh abun, diremas remas, di kulum dan dijilat, membuat diana melenguh penuh nikmat

“uuhh..aahhhh…ya…ahhhh..”

kemudian masih sambil meremas buah dada diana, abun turun dan menjilati vagina diana.

hal ini membuat diana menggelinjang dan merintih penuh kenikmatan.

“ehhmmm..ahhhhh..ahhhhh…..”

abun kemudian memasukan jari jarinya ke vagina diana, diana makin menggelinjang tak karuan.

sementara a bun asyik dengan diana, tiba tiba dari ruang depan terdengar teriakan histeris.

rupanya entah darimana joni mendapatkan seorang gadis sma, seragamnya sudah acak acakan dan tak lagi menutupi tubuhnya, buah dadanya sedang di remas remas oleh joni, sementara dari pahanya terlihat bercak darah perawan, gadis cantik itu menangis kesakitan sementar joni terus menggenjotnya,

“mami..tolong…mami..tolong nanda……mami..” hanya itu yg keluar dari mulut gadis itu.

diantara isak tangis dan jerit keskitannya ia terus memanggil manggil maminya.

“mami…sakiit…toolong..ma..mi….”

joni hanya tertawa tawa melihat korbannya memohon dan memelas.dan terus mempermainkan tubuh gadis muda itu.

sementara diana kini sedang digenjot a bun dari belakang, meski kesakitan namun efek obat tadi lebih kuat dari serangan birahi bagaimanapun

berbagai posisi telah dijalani oleh abun pada diana, dan tubuh bugil diana telah mengkilap karena keringat, tubuhnya terasa lelah, namun a bun kelihatan masih segar bugar, dan ketika mencapai orgasme , a bun menyuruh diana menelan spermanya dan membersihkan sisa yg menempel di penis, di bawah pengaruh obat , diana patuh. meski telah selesai namun a bun melarang diana untuk berpakaian .

sementara itu , joni masih menggenjot tubuh anak sma itu, nanda namanya. gadis cantik khas kecantikan sma, entah darimana dan bagaimana joni bisa menyeretnya kemari.

perkosaan yang dialaminya membuat nanda pingsan, namun hal ini tidak menghentikan joni.

ia terus menerobos vagina milik nanda.

setelah puas joni menikmati tubuh nanda , giliran abun yg menindih tubuh nanda. namun abun tak menyukai korbannya pingsan, ia kemudian membawa nanda ke kamar mandi. dan beberapa saat kemudian terdengar jeritan histeris dari kamar mandi, rupanya nanda sudah sadar.

sementara penis joni sedang dikulum oleh diana, pikiran joni menerawang membayangkan sebuah rekaman video yang sensasional, video antara seorang penyiar Tv dan gadis sma, joni membayangkan berbagai adegan seks yg akan terjadi antara dua gadisnya ini, dan rekaman yg akan sangat berharga sekali.