Shiokuda2.com Adalah Situs Bandar Togel Online Pilihan Terpercaya dan Teraman. Web Togel Online Pilihan, Terbaik, Teraman, Terpopuler, dan Terpercaya, Keluaran Nomor Togel Singapura, Hongkong, Sydney, Melbourne, Ukraine, Incheon, Sierraleone, Honduras, Parma. Pelayanan DEPOSIT Dan WITHDRAW Yang Sangat Aman Dan Terpercaya. Pendaftaran Togel Online Terbaik, Teraman, Terpopuler, Terpercaya, Daftar Sekarang Di BO Shiokuda2.com Dan Nikmati New Promo!! Jam Tutup Pasaran Hongkong Sekarang Di Shiokuda2.com Jam 22:30 Wib Berlaku Untuk Seterusnya | Bonus Deposit Harian 5% Jika Deposit Di Atas Rp 100.000.- | Dapatkan Bonus Add Number Di Pasaran Singapore Toto 2D x80 3D x500 4D x3300 | Untuk member Shiokuda2.com Yang Kesulitan LOGIN Bisa Menggunakan Link Alternatif Kami Di www.Saldokuda2.com(Versi PC) www.Saldokuda2.com/wap (Versi HP) | Nikmati Kenyamanan Dan Keamanan Di BO Terpercaya Shiokuda2.com | Proses Deposit SUPER CEPAT Dan WD DI BAYAR LUNAS.

Minggu, 21 Februari 2021

Gadis 14 Tahun Dicekoki Miras, Tak Sadar, Lalu Digilir, Ada Foto Tanpa Busana

 





Angkakuda - Gadis remaja berusia 14 tahun diperkosa secara bergilir oleh dua pria. Korban sebelumnya dicekoki minuman keras (miras).

Koban asal Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dipaksa menenggak miras, dan digilir oleh dua temannya sendiri berinisial F (14) dan M (15) asal Kecamatan Astanajapura.

 Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Cirebon, peristiwa itu terjadi pada Jumat siang lalu (12/2). Kedua pelaku mengajak korban nongkrong di salah satu lokasi di Kecamatan Astanajapura.

Ternyata korban dipaksa ikut minum miras. Setelah mabuk, F dan M mulai berbuat cabul.

Korban pun dibawa ke rumah F yang saat itu kosong. Di sanalah, korban digilir. 

Korban yang dalam kondisi tak berpakaian pun difoto oleh pelaku. Siapa sangka foto tersebut kemudian menyebar cepat. 

Foto itu sampai kepada ayah korban. Ia sangat murka melihat putrinya diperlakukan tidak senonoh. 

Ayah korban kemudian bergegas pulang dan menanyakan pada istrinya. Namun, putrinya ternyata belum pulang. Orang tua kemudian membawa kakak korban untuk melakukan pencarian.



Saat ditelusuri, ternyata di rumah F. Sayangnya sampai lokasi korban tidak ada.

Menurut keterangan saksi, korban diantarakan pulang oleh M ke rumahnya. Ayah korban langsung pulang.


Sampai di rumah, ia pun meminta korban menerangkan kejadian tersebut.

Namun, korban sendiri tidak mau mengakuinya. Karena takut dengan ayahnya.

Keluarga pun berusaha bersabar. Setelah didekati secara baik-baik, korban akhirnya mau menceritakan semuanya.

Dari pengakuan itulah, orang tua korban mendatangi Polresta Cirebon dan melaporkan kejadian itu, Senin (15/2). 

Aparat desa setempat, D, membenarkan adanya pencabulan yang korbannya ialah warganya. Namun, ia tak tahu secara jelas peristiwa tersebut. 

“Memang ada, saya dengar. Cuma kronologinya tidak tahu. Yang bantu mengurus mandor,” katanya.


Sementara Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi melalui Wakasat Reskrim Iptu Triyono Raharja mengaku sudah menerima pengaduan masyarakat soal perkara tersebut. Laporannya baru diterima.

 “Iya, kasus itu laporannya baru diterima. Masih kami tindaklanjuti,” kata Iptu Triyono.




Tidak ada komentar: