BO Shiokuda2 Adalah Agent Togel Online Dan Casino Online Aman Dan Terpercaya. Pelayanan DEPOSIT Dan WITHDRAW Yang Sangat Aman Dan Terpercaya. Yuk Segera GABUNG DAFTARKAN Diri Anda Di Agent Togel Online Dan Casino Online Hanya Di BO Shiokuda2 Dan Nikmati New Promo!! Jam Tutup Pasaran Hongkong Sekarang Di Shiokuda-2 Jam 22:30 Wib Berlaku Untuk Seterusnya | Bonus Deposit Harian Rp 3.000.- Jika Deposit Di Atas Rp 100.000.- | Dapatkan Bonus Add Number Di Pasaran Singapore Toto 2D x80 3D x500 4D x3300 | Untuk member Shiokuda2.COM Yang Kesulitan LOGIN Bisa Menggunakan Link Alternatif Kami Di www.ladambesi.com(Versi PC) www.ladambesi.com/wap (Versi HP) | Nikmati Kenyamanan Dan Keamanan Di BO Terpercaya Shiokuda2.com | Proses Deposit SUPER CEPAT Dan WD DI BAYAR LUNAS.

Minggu, 27 Oktober 2019

Kok Bisa Mayat ASN Korban Pembunuhan Itu Dikubur di TPU Tanpa Diketahui Petugas Pemakaman?


AngkakudaSeorang wanita Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian PU Palembang bernama Apriyanita jadi korban pembunuhan.
Pelaku mengubur mayat Apriyanita di sebuah pemakaman menggegerkan warga setempat. Kondisi mayat sudah dicor.
Perempuan yang sebelumnya dilaporkan hilang dari keluarganya itu secara tidak sengaja ditemukan terbujur kaku di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kandang Kawat Lemabang Palembang, Jumat (25/10/2019) sore lalu.
Identitas korban akhirnya diketahui setelah warga menemukan kuburan yang mencurigakan dan setelah digali ternyata ada mayat dicor dalam semen.
Pihak keluarga langsung datang ke lokasi bersama aparat kepolisian.
Dari pengakuan ketiga tersangka, salah satunya mantan rekan kerja Apriyanita di kantor bernama Yudi.


Mereka menghabisi nyawa perempuan 50 tahun itu dengan cara menjerat lehernya memakai tali plastik atau rapia.
Untuk menghilangkan jejak, mereka mengubur Apriyanita yang sudah tidak bernyawa di TPU Kandang Kawat.
Sempat timbul pertanyaan, bagaimana para pelaku ini bisa menjalankan aksinya di sana tanpa diketahui petugas makam, meski mereka beraksi di malam hari.
Penelusuran Sripoku.com Sabtu (26/10/2019) siang, ternyata seorang oknum petugas makam di sana dilibatkan oleh Yudi.Sebelumnya diketahui, Yudi hanya mengatakan dirinya memakai jasa seorang buruh bangunan untuk menjerat leher Apriyanita.
Ia pun mengatakan yang memberi saran untuk menghabisi nyawa Apriyanita adalah Acik, yang diakuinya adalah pamannya.
Rupanya, paman Yudi tersebut tercatat salah satu pegawai di sana.
Yudi menyapanya Acik, sementara pengakuan dari petugas makam menyebutkan namanya adalah Nopi.
Toni, salah satu petugas pemakaman TPU Kandang Kawat mengatakan bahwa Ikhwatun Novari atau yang akrab disapa Nopi melakukan penguburan tanpa sepengetahuan seniornya tersebut.
"Aku baru tau kalau Nopi nguburke korban di situ, karena dia (Nopi) juga tak memberi tau saya.Biasanya kalau ada jenazah yang ingin dikubur pasti Nopi memberitahukan saya," ujarnya saat dihubungi via telepon, Sabtu (26/10/2019).
Dia menambahkan bahwa penguburan tersebut harus dilakukan sesuai prosedur dan biasanya berjalan pada saat jam operasional kerja.
"Harusnya itu dia beritahu aku dan lakukan pada jam 08.00-16.00.Kalau pun mau dikuburkan malam hari pasti sudah kasih tau saat jam operasional," kata Toni.Dia menuturkan bahwa Nopi sudah enam tahun bekerja di sana.
Selama ini, ia memiliki kepribadian yang baik.
"Dia sudah bekerja kurang lebih 6 tahun dan baik orangnya bahkan pada saat kejadian saya tak melihat hal mencurigakan dari Nopi,"kata Toni.
Dari keterangannya bahwa pelaku mengubur Apriyanita menimpa pemakaman yang lama dan tak dalam.
"Dia menguburkan di situ menimpa pemakaman yang lama dalamnya pun cuma satu meter lebih," katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar