BO Shiokuda2 Adalah Agent Togel Online Dan Casino Online Aman Dan Terpercaya. Pelayanan DEPOSIT Dan WITHDRAW Yang Sangat Aman Dan Terpercaya. Yuk Segera GABUNG DAFTARKAN Diri Anda Di Agent Togel Online Dan Casino Online Hanya Di BO Shiokuda2 Dan Nikmati New Promo!! Jam Tutup Pasaran Hongkong Sekarang Di Shiokuda-2 Jam 22:30 Wib Berlaku Untuk Seterusnya | Bonus Deposit Harian Rp 3.000.- Jika Deposit Di Atas Rp 100.000.- | Dapatkan Bonus Add Number Di Pasaran Singapore Toto 2D x80 3D x500 4D x3300 | Untuk member Shiokuda2.COM Yang Kesulitan LOGIN Bisa Menggunakan Link Alternatif Kami Di www.ladambesi.com(Versi PC) www.ladambesi.com/wap (Versi HP) | Nikmati Kenyamanan Dan Keamanan Di BO Terpercaya Shiokuda2.com | Proses Deposit SUPER CEPAT Dan WD DI BAYAR LUNAS.

Minggu, 01 September 2019

Tak Diizinkan Pakai Mobil Ambulance, Jenazah Nenek Ini Ditandu Sejauh 5 Km



Angkakuda- Jenazah seorang nenek di Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan (Sulsel) terpaksa ditandu keluarga bergantian menuju rumah duka yang jaraknya mencapai 5 kilometer karena tidak diizinkan menggunakan mobil ambulance milik Puskesmas. Dalam video yang diunggah ke media sosial pada Minggu siang kemarin langsung viral.

Warga menyayangkan tindakan petugas Puskesmas yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat kecil. Dalam video amatir itu terlihat jenazah nenek Daeng Kanang 58 tahun ini ditandu pihak keluarga menuju rumah duka di Desa Pattoppakkang Kecamatan Mangngara Bombang Kabupaten Takalar Minggu pagi kemarin (1/9/2019).

Sambil menandu jenazah dengan berjalan kaki, keluarga nenek ini terus histeris menyuarakan kekecewaannya kepada petugas Puskesmas Pattoppakkang Kabupaten Takalar.

Keluarga nenek Kanang terpaksa menandu jenazah ke rumah duka yang jaraknya 5 kilometer. Sebelumnya sang nenek dirawat di Puskesmas dan akhirnya meninggal dunia.

Saat itu mobil jenazah tidak dipakai dan tengah terparkir di halaman Puskesmas. Video yang diunggah di media sosial ini pun langsung viral.

Warga sangat menyayangkan sikap petugas puskesmas yang enggan membantu warga yang berduak cita.

Salah satu warga, Muhammad Nurdin Ocang mengatakan, aksi menandu jenazah seperti ini semestinya tak terjadi apalagi di seluruh puskesmas telah tersedia layanan mobil ambulance secara gratis.

Keluarga sang nenek berharap agar pemerintah turun tangan dan melayani masyarakat kecil. Terlebih dalam layanan penggunaan mobil ambulance

Tidak ada komentar:

Posting Komentar