Shiokuda2.com Adalah Situs Bandar Togel Online Pilihan Terpercaya dan Teraman. Web Togel Online Pilihan, Terbaik, Teraman, Terpopuler, dan Terpercaya, Keluaran Nomor Togel Singapura, Hongkong, Sydney, Melbourne, Ukraine, Incheon, Sierraleone, Honduras, Parma. Pelayanan DEPOSIT Dan WITHDRAW Yang Sangat Aman Dan Terpercaya. Pendaftaran Togel Online Terbaik, Teraman, Terpopuler, Terpercaya, Daftar Sekarang Di BO Shiokuda2.com Dan Nikmati New Promo!! Jam Tutup Pasaran Hongkong Sekarang Di Shiokuda2.com Jam 22:30 Wib Berlaku Untuk Seterusnya | Bonus Deposit Harian 5% Jika Deposit Di Atas Rp 100.000.- | Dapatkan Bonus Add Number Di Pasaran Singapore Toto 2D x80 3D x500 4D x3300 | Untuk member Shiokuda2.com Yang Kesulitan LOGIN Bisa Menggunakan Link Alternatif Kami Di www.Saldokuda2.com(Versi PC) www.Saldokuda2.com/wap (Versi HP) | Nikmati Kenyamanan Dan Keamanan Di BO Terpercaya Shiokuda2.com | Proses Deposit SUPER CEPAT Dan WD DI BAYAR LUNAS.

Minggu, 01 September 2019

Nyopet di Karnaval, Residivis Ini Dibekuk Polsek Gondanglegi


Nyopet di Karnaval, Residivis Ini Dibekuk Polsek Gondanglegi

 
Angkakuda- Penjara, ternyata belum juga membuat Efendi (47) jera. Buktinya, residivis kasus pencopetan ini kembali ditangkap oleh polisi, karena melakukan pencopetan.

Pria yang tinggal di Jalan Sumpil II Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang tersebut, dibekuk petugas seusai melakukan aksi pencopetan diacara karnaval yang ada di Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

"Pelaku nekat mencuri handphone milik salah satu penonton karnaval, yakni Ning Tatik (35), warga Desa Tirtomarto, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang," ujar Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah.

Pencopetan itu dilakukan tersangka pada Minggu (1/9/2019) siang. Pelaku datang ke arena Karnaval Pesona Budaya Gondanglegi, bersama seorang temannya bernama Ahmadi.

Sesampainya di tempat kejadian perkara, tepatnya di Jalan Hayamwuruk, Kecamatan Gondanglegi, Ahmadi mengambil handphone korban yang berada di dalam saku celana. Lalu, barang curian itu diserahkan kepada Efendi.

"Korban merasa handphonenya hilang, lalu bersama-sama mencari. Kebetulan korban ingat wajah orang yang ada di sekitarnya, pelaku akhirnya dihentikan dan diperiksa kantongnya, ternyata handphone korban ada di dalam kantong celana Efendi," terang Ainun.

Pelaku langsung ditangkap dan diserahkan kepada polisi yang sedang bertugas dalam kegiatan tersebut. Sementara, satu pelaku, yakni Ahmadi berhasil kabur dan saat ini masih dalam pengejaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar