Shiokuda2.com Adalah Situs Bandar Togel Online Pilihan Terpercaya dan Teraman. Web Togel Online Pilihan, Terbaik, Teraman, Terpopuler, dan Terpercaya, Keluaran Nomor Togel Singapura, Hongkong, Sydney, Melbourne, Ukraine, Incheon, Sierraleone, Honduras, Parma. Pelayanan DEPOSIT Dan WITHDRAW Yang Sangat Aman Dan Terpercaya. Pendaftaran Togel Online Terbaik, Teraman, Terpopuler, Terpercaya, Daftar Sekarang Di BO Shiokuda2.com Dan Nikmati New Promo!! Jam Tutup Pasaran Hongkong Sekarang Di Shiokuda2.com Jam 22:30 Wib Berlaku Untuk Seterusnya | Bonus Deposit Harian 5% Jika Deposit Di Atas Rp 100.000.- | Dapatkan Bonus Add Number Di Pasaran Singapore Toto 2D x80 3D x500 4D x3300 | Untuk member Shiokuda2.com Yang Kesulitan LOGIN Bisa Menggunakan Link Alternatif Kami Di www.Saldokuda2.com(Versi PC) www.Saldokuda2.com/wap (Versi HP) | Nikmati Kenyamanan Dan Keamanan Di BO Terpercaya Shiokuda2.com | Proses Deposit SUPER CEPAT Dan WD DI BAYAR LUNAS.

Rabu, 29 Mei 2019

Belasan Wanita Cantik Diciduk Saat Ngamar Bersama Pria di SGV

Belasan Wanita Cantik Diciduk Saat Ngamar Bersama Pria di SGV
Belasan wanita cantik diamankan saat ngamar bersama pria di Apartemen Serpong Greenview (SGV), Serpong, Tangsel. Foto/Hasan Kurniawan
TANGERANG SELATAN - Belasan remaja cantik diamankan saat sedang bersama pria hidung belang, di Apartemen Serpong Greenview (SGV), Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.

Kapolsek Serpong Kompol Stephanus Luckyto mengatakan, remaja wanita dan pria hidung belang itu diamankan saat sedang asyik ngamar di Apartemen Serpong Greenview.

"Ada 19 wanita yang kami amankan sedang asyik bersama pria di kamar Apartemen SGV tadi siang. Ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat 2019," kata Luckyto kepada SINDOnews di SGV, Selasa (28/5/2019).

Dilanjutkan Luckyto, remaja wanita dan pria yang diamankan, rata-rata berusia 20-30 tahun. Terungkapnya dugaan praktik prostitusi terselubung di apartemen SGV ini akibat laporan warga sekitar yang resah.
Belasan Wanita Cantik Diciduk Saat Ngamar Bersama Pria di SGV

"Kami masih melakukan pemeriksaan. Sejauh ini tidak ditemukan mucikari yang menjadi penanggung jawabnya. Diduga, mereka janjian melalui Wechat," tukasnya.

Luckyto menambahkan, Apartemen SGV ini sudah lama diincar pihak kepolisian setempat. Karena berbagai aktivitas para penghuninya yang sangat mencurigakan.

Pihaknya pun menduga, praktik pelacuran online di apartemen yang ada di tengah perkampungan itu sudah lama terjadi. Hal inilah yang membuat warga kampung sekitar resah dengan bisnis haram itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar