BO Shiokuda2 Adalah Agent Togel Online Dan Casino Online Aman Dan Terpercaya. Pelayanan DEPOSIT Dan WITHDRAW Yang Sangat Aman Dan Terpercaya. Yuk Segera GABUNG DAFTARKAN Diri Anda Di Agent Togel Online Dan Casino Online Hanya Di BO Shiokuda2 Dan Nikmati New Promo!! Jam Tutup Pasaran Hongkong Sekarang Di Shiokuda-2 Jam 22:30 Wib Berlaku Untuk Seterusnya | Bonus Deposit Harian Rp 3.000.- Jika Deposit Di Atas Rp 100.000.- | Dapatkan Bonus Add Number Di Pasaran Singapore Toto 2D x80 3D x500 4D x3300 | Untuk member Shiokuda2.COM Yang Kesulitan LOGIN Bisa Menggunakan Link Alternatif Kami Di www.ladambesi.com(Versi PC) www.ladambesi.com/wap (Versi HP) | Nikmati Kenyamanan Dan Keamanan Di BO Terpercaya Shiokuda2.com | Proses Deposit SUPER CEPAT Dan WD DI BAYAR LUNAS.
ShioKuda 2

Agent Togel Dan Agent Casino Online Terpercaya Di Indonesia Saat Ini.

ShioKuda 2

Hadiah Prize 2 Dan Prize 3 |

ShioKuda 2

Bonus Refferal

ShioKuda 2

Bonus Cashback Mingguan

ShioKuda 2

Bonus Additional Number

ShioKuda 2

Tersedia 9 Pasaran Terpopuler


LIVEDRAW PASARAN

DAFTAR PASARAN
LIVEDRAW MELBOURNE
LIVEDRAW MELBOURNE BUKA SETIAP HARI | TUTUP: 13:30 WIB | BUKA: 14:00 WIB | LINK ALTERNATIVE : www.kudadua.com
LIVEDRAW SYDNEY
LIVEDRAW SYDNEY BUKA SETIAP HARI | TUTUP: 13:15 WIB | BUKA: 14:00 WIB | LINK ALTERNATIVE : www.kudadua.com
LIVEDRAW SINGAPORE
LIVEDRAW SINGAPORE JUMAT&KAMIS LIBUR | TUTUP: 17:30 WIB | BUKA: 17:45 WIB | LINK ALTERNATIVE : www.tunggangkuda.com
LIVEDRAW HONGKONG
LIVEDRAW HONGKONG BUKA SETIAP HARI | TUTUP: 22:30 WIB | BUKA: 23:00 WIB | LINK ALTERNATIVE : www.kudadua.com

Kamis, 14 November 2019

Angkakuda – Polisi menduga istri pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, berinisial DA, lebih dahulu terpapar paham radikalisme daripada suaminya Rabbial Muslim Nasution (24). Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan tim Detasemen Khusus (Densus) 88 terhadap DA yang diamankan setelah terjadi ledakan pada Rabu (13/11/2019).
“Istri pelaku tersebut atas nama DA, DA yang diduga yang terpapar lebih dahulu dibandingkan pelaku,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Polisi Dedi Prasetyo di Mako Brimob, Depok, Kamis (14/11/2019).
Selain dipengaruhi istrinya, Rabbial juga terpapar radikalisme dari media sosial. “Ya, patut diduga, dia terpapar dari istrinya dulu, kemudian baru terpapar di media sosial jejaring istrinya,” ujar Dedi.
Dari hasil penelusuran tim Densus 88 dan Direktorat Siber Bareskrim Polri, DA terbilang cukup aktif di media sosial. DA juga pernah berkomunikasi dengan seseorang berinisial I yang saat ini diketahui tengah mendekam di Lapas Kelas 2 Wanita di Medan.
“Si istri (DA) sering mendatangi, berkunjung ke lapas ataupun ke lokasi, itu yang masih kita dalami,” ujar Dedi.
Dedi mengatakan, DA juga diketahui cukup aktif di media sosial. Dalam jaringan komunikasi DA di media sosial, ditemukan soal perencaan aksi terorisme di Bali. Temuan itu saat ini tengah didalami oleh Densus 88.
“Itu lagi didalami dan dikembangkan. Apakah pelaku RMN (Rabbial Muslim Nasution) ini dalam melakukan serangannya ini memiliki jejaring, baik terstruktur ataupun nonstruktur. Ini masih didalami oleh Densus 88,” katanya.
Sementara pelaku bom bunuh diri, Rabbial, sesuai biodata e-KTP-nya lahir di Medan, 11 Agustus 1995. Alamatnya di Jalan Jangka, Gang Tentram, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumut. Statusnya pelajar atau mahasiswa.
Sebelumnya, seorang laki-laki yang terekam CCTV menggunakan jaket driver ojek online, terlihat di halaman Mapolrestabes Medan. Tidak lama kemudian, terjadi ledakan diduga bom bunuh diri. Pria tersebut diduga Rabbial Muslim Nasution (24) atau Dede. Pelaku tewas dengan kondisi mengenaskan. Potongan tubuhnya berceceran di halaman Mapolrestabes Medan.
Ledakan itu juga mengakibatkan enam korban terluka, masing-masing empat polisi, satu pegawai harian lepas (PHL), dan satu warga sipil. Selain itu, ledakan bom bunuh diri tersebut mengakibatkan sejumlah kendaraan rusak. Tiga di antaranya kendaraan dinas dan satu kendaraan pribadi.
Dalam melakukan aksinya, pelaku bom bunuh diri diduga melilitkan bom di pinggangnya. Dari hasil olah TKP, Densus 88 menemukan sejumlah barang bukti yang ditemukan tim Densus 88 di lokasi kejadian di antaranya plat besi, paku berbagai ukuran, baterai 9 volt, tombol switch on off, dan potongan kabel.

Rabu, 13 November 2019


Angkakuda - Entah apa yang merasuki Abdul Jalil, warga Kecamatan Purwosari, Pasuruan. Dia dengan tega menyetubuhi anaknya sendiri sebanyak 9 kali berturut-turut sejak 2018 hingga November tahun ini.
Hal tersebut terungkap saat polisi dari Polres Malang menggelar konfrensi pers, Rabu sore (13/11).
"Iya, dia anak kandung saya sendiri, berusia 14 tahun, satu tahun lebih ini sudah saya setubuhi," kata Abdul Jalil saat ditanya wartawan.
Saat ditanya kenapa dia menyetubuhi anak kandungnya, dia menjawab kalau dia tahu anaknya sudah tidak perawan lagi.
"Anak saya nakal, makanya saya setubuhi, paling sering di Tretes (Villa Tretes, Pasuruan)," katanya.
"Total ada sembilan kali," pungkasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, mengatakan kalau korban sebut saja namanya Bunga, adalah anak kandung dari Abdul Jalil. Tapi, dia sudah cerai dengan ibu Bunga.
"Abdul Jalil sudah nikah lagi, Bunga ikut hidup bersama AJ (Abdul Jalil) di Pasuruan, bersama ibu tirinya," katanya.
Awalnya, bunga hidup bersama sang kakek, ini karena Abdul Jalil sempat di penjara karena kasus pencurian. Pada 2018, Abdul Jalil bebas. Ketika itulah, Bunga kembali tinggal bersama Abdul Jalil.
Saat itulah, Bunga meminta izin untuk menikah dengan tunangannya. Tapi, alih-alih memberi izin, Abdul Jalil justru minta 'jatah' dengan menyetubuhi Bunga. Pertama kali, Bunga diajak ke villa di Tretes, Pasuruan.
Di tempat ini, awalnya Bunga melawan."Tapi, ketika melawan, tersangka mengancam untuk memukuli korban," katanya.
"Kejadian itu terjadi berulang kali, di Villa Tretes 5 kali, di rumah dua kali saat istrinya tidur, dan di penginapan di Lawang dua kali," katanya.
Puncaknya, pada selasa (5/11), Abdul Jalil hendak beraksi lagi. Tapi, tunangan korban mendapatkan kabar kalau tunangannya akan disetubuhi lagi di sebuah penginapan di Lawang. Ketika itu, tunangan dan kakek korban, melaporkan ke Polres Lawang.
Ketika itu, tim dari Polres Lawang dan menangkap Abdul Jalil di penginapan itu.
"Tersangka diancam penjara maksimal 20 tahun dan denda Rp 5 miliar," pungkasnya.  


Angkakuda - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada hari ini mendatangi Kantor Kementerian BUMN. Ahok tampak hadir sekitar pukul 09.38 WIB.
Dari pantauan kumparan, Ahok datang menggunakan mobil Land Cruiser plat B 1171 BH dengan pakaian batik berwarna cokelat gelap.
Pria kelahiran Bangka Belitung itu kemudian disambut oleh protokol Kementerian BUMN yang sudah berjaga beberapa saat sebelum kedatangannya.
Sekitar 1,5 jam Ahok berada di ruangan Menteri BUMN, Erick Thohir. Pada pukul 10.50 WIB, Ahok keluar. Saat ditanya, dia mengaku diajak oleh Erick untuk membantu salah satu BUMN.
“Intinya kita bicara soal BUMN dan saya mau dilibatkan di salah satu. Gitu aja. Jabatannya apa dan BUMN apa saya enggak tahu, mesti tanya ke Pak Menteri,” katanya saat ditemui di Kementerian BUMN, Rabu (13/11).
Ahok mengaku masih belum tahu kapan pastinya akan menjabat di salah satu BUMN. Dia bilang, kemungkinan akan berkisar antara November atau Desember tahun ini.
“Mungkin Desember atau November. Saya Enggak tahu pasti, saya cuma diajak untuk masuk ke dalam salah satu BUMN,” tambahnya.
Saat ditanya mengenai kesiapannya, Ahok menjawab dengan tegas kalau dia bersedia. Menurutnya, selama itu untuk membantu negara, maka dia akan senang terlibat.
“Saya kalau buat negara untuk bangsa ya saya mesti bersedia. Sektor mana aja juga boleh yang penting bantu negara,” tutupnya sembari masuk ke mobil. 
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                




AngkaKuda- Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menggeledah rumah RMN alias Dede, terduga pelaku bom bunuh diri di Markas Polrestabes Medan, Rabu (13/11/2019). Adapun rumah terduga teroris itu berada di Jalan Jangka, Gang Tentram, Kota Medan, Sumatera Utara.

Salah seorang tetangga RMN, Maya, mengungkapkan terduga pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan dikenal dengan nama panggilan Dede. Ia melanjutkan sepengetahuannya dalam keseharian, Dede bekerja sebagai penjual bakso dan sosis bakar. 

Maya mengimbuhkan Dede diketahuinya juga aktif sebagai remaja masjid di sekitar Jalan Jangka. Terduga teroris berusia 24 tahun ini telah menikah. Usai menikah, ia pindah ke rumah mertua di kawasan Medan Marelan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Pol Dedi Prasetyo, menjelaskan terduga pelaku datang mengenakan atribut ojek online. Dalam melancarkan aksinya, terduga pelaku menyamar sebagai pengunjung yang hendak mengurus surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).

Saat dilakukan pemeriksaan di tas ransel yang dibawanya hanya ditemukan sebuah buku dan tak ada benda-benda yang mencurigakan. "Pada saat petugas menanyakan keperluannya, dia mengaku mau membuat SKCK di Polrestabes Medan," kata Dedi.

Selanjutnya, ketika petugas meminta pelaku membuka jaket ojek onlinenya, pelaku tidak mau membukanya dan pelan-pelan bergeser ke arah kerumunan pemohon SKCK di Polrestabes Medan.

"Saat itu dia mengarah ke arah parkiran dan mungkin belum sampai pada lokasi yang dituju, bom telah meledak di halaman parkir," pungkasnya.

Selasa, 12 November 2019


Angkakuda - Bidan Desa berinisial YI (27) yang bertugas di Desa  Simpang Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir, diduga menjadi korban tindak perampokan disertai perkosaan. Peristiwa itu terjadi Selasa (19/2) sekitar pukul 00.30 WIB, di kamar korban di kantor Puskesdes, Desa Simpang Pelabuhan Dalam.

Korban yang ditinggal suaminya pergi keluar daerah tersebut, tidak bisa berbuat banyak untuk melakukan perlawanan. Menurut Zainal, orang pertama yang ditemui korban, usai kejadian korban mengaku kepadanya baru saja diperkosa dan dirampok oleh pelaku,
Lalu Zainal menghubungi Kades Simpang Pelabuhan Dalam, Nurdin Abdullah. Kades dan Zainal kemudian mendatangi lokasi TKP, dan baru selanjutnya melapor ke Polsek Pemulutan. “Semalam ramai disini, petugas dari Polsek Pemulutan sudah melakukan olah TKP,” ujar Nurdin.
Dari keterangan korban Yl kepada Kades, bahwa pelaku belum diketahui berapa jumlahnya, karena situasi gelap di dalam rumah. Pelaku  masuk ke kamar tidurnya, membekap muka korban dengan bantal, lalu melilit lehernya dengan kain.
“Nah, kemungkinan saat itulah korban di perkosa,” ujar Kades, yang mengaku korban Yl sempat pingsan akibat kejadian tersebut. Saat ini, korban lagi dirawat di RS Muhammaddiyah Palembang.
“Semalam kami mengantarkannya ke RS Muhammadiyah, karena selain diduga diperkosa, muka korban lembab akibat dipukul oleh pelaku. Korban juga kehilangan uang Rp 500 ribu dan HP,” terangnya.
Kapolres OI AKBP Gazali Ahmad melalui Kasat Reskrim AKP Malik Fahrin  membenarkan adanya seorang Bides di Simpang Pelabuhan Dalam menjadi dugaan korban pemerkosaan dan perampokan. “Kasus ini dilaporkan ke Polsek Pemulutan, namun akan kami back up,” singkatnya. VIV


  

Senin, 11 November 2019


Angkakuda - Marshanda sempat mendapat komentar pedas dari netizen lantaran mengunggah foto tanpa bra. Hal itu terlihat di Instagramnya, namun oleh pemeran Lala di sinetron 'Bidadari' tersebut telah dihapus.

Dalam postingannya, Marshanda sedang bergaya di tengah-tengah lalu lalang orang-orang yang melintas. Ia berpakaian rapi, tapi yang bikin salfok saat bagian dadanya yang terlihat jelas tak memakai bra.

Eks istri Ben Kasyafani itu diminta komentar soal hal tersebut. Apa katanya?

"Makasih ya, gitu," ujar Marshanda ditemui usai 'Rumpi No Secret' di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (11/11/2019).

Marshanda juga tak merasa risih dengan komentar miring dari netizen. Baginya, sudah sewajarnya menjadi public figure mendapat cibiran.

"Komentar positif dan negatif wajar kali jadi public figure. Nggak jadi public figure saja juga banyak kok pro dan kontranya," ungkapnya.

Sementara itu, Marshanda juga merasa sudah kebal dihujat. Ia pun memilih untuk bersyukur daripada menimpali warganet yang mencemoohnya.

"Kebal nggak kebal ya semua disyukurin saja, karena jadi berkah. Kalau kita bisa melihat dari sisi positif dari semuanya," imbuhnya.