Shiokuda2.com Adalah Situs Bandar Togel Online Pilihan Terpercaya dan Teraman. Web Togel Online Pilihan, Terbaik, Teraman, Terpopuler, dan Terpercaya, Keluaran Nomor Togel Singapura, Hongkong, Sydney, Melbourne, Ukraine, Incheon, Sierraleone, Honduras, Parma. Pelayanan DEPOSIT Dan WITHDRAW Yang Sangat Aman Dan Terpercaya. Pendaftaran Togel Online Terbaik, Teraman, Terpopuler, Terpercaya, Daftar Sekarang Di BO Shiokuda2.com Dan Nikmati New Promo!! Jam Tutup Pasaran Hongkong Sekarang Di Shiokuda2.com Jam 22:30 Wib Berlaku Untuk Seterusnya | Bonus Deposit Harian 5% Jika Deposit Di Atas Rp 100.000.- | Dapatkan Bonus Add Number Di Pasaran Singapore Toto 2D x80 3D x500 4D x3300 | Untuk member Shiokuda2.com Yang Kesulitan LOGIN Bisa Menggunakan Link Alternatif Kami Di www.Saldokuda2.com(Versi PC) www.Saldokuda2.com/wap (Versi HP) | Nikmati Kenyamanan Dan Keamanan Di BO Terpercaya Shiokuda2.com | Proses Deposit SUPER CEPAT Dan WD DI BAYAR LUNAS.
ShioKuda 2

Agent Togel Dan Agent Casino Online Terpercaya Di Indonesia Saat Ini.

ShioKuda 2

Promo Get Point

ShioKuda 2

Bonus Refferal Seumur Hidup

ShioKuda 2

Bonus Cashback Mingguan

ShioKuda 2

Bonus Additional Number SGP TOTO

ShioKuda 2

Live Casino IDN PLAY


Rabu, 21 Oktober 2020

 

 

Angkakuda - Serka RR, personel TNI Angkatan Udara yang divonis 8 bulan penjara dan dipecat dari kedinasan dinyatakan positif terjangkit virus HIV/AIDS akibat perilaku seks menyimpang yakni penyuka sesama jenis.

Kondisi kesehatan Serka RR tersebut muncul dalam putusan yang dibacakan Tim Majelis Hakim Pengadilan Militer Semarang, Jawa Tengah.

"Tadi kita dengar sendiri, dalam putusannya, Majelis Hakim menyebut kondisi kesehatan terdakwa yang positif mengidap HIV/AIDS atas hasil pemeriksaan kesehatan oleh tim medis Oditur. Itu juga masuk jadi pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan vonis, karena kalau dibiarkan bisa menularkan ke anggota lain," kata Pejabat Pemberi Informasi Pengadilan Militer II-10 Semarang Mayor Laut KH Fadhil Hanra usai sidang.

 

 

 

Majelis hakim pengadilan militer itu terdiri atas Letkol CHK Khamdan sebagai Ketua serta dua Hakim Anggota Mayor CHK Joko Trianto dan Mayor CHK Victor Virganthara.


Selain Serka RR, kondisi terinfeksi HIV pun dialami Kapten IC. Kapten IC diketahui menjadi salah satu pasangan Serka RR yang juga berstatus terdakwa di pengadilan tersebut.

"Terdakwa Serka RR mengawali hubungannya dengan terdakwa Kapten IC. Keduanya sekarang sama-sama positif HIV. Kalau dari fakta persidangan yang berjalan, karena berganti-ganti pasangan. Terdakwa Serka RR saja dari 2009 sampai 2019, sudah berhubungan dengan 10 orang lebih," ujar Fadhil yang juga Panitera Pengadilan Militer II-10 Semarang.

Dalam perkara ini, majelis hakim menjatuhkan vonis kepada Serka RR hukuman 8 bulan penjara dan dipecat sebagai TNI. Majelis hakim menyatakan Serka RR terbukti bersalah melanggar pasal 103 KUHP Militer terkait ketidaktaatan perintah Pimpinan dan Pasal 281 KUHP tentang perbuatan asusila.

Atas vonis tersebut, Serka RR menyatakan pikir-pikir apakah akan menerima atau mengajukan banding.

 


 

 

Kamis, 15 Oktober 2020

 


Angkakuda - Polres Pidie membongkar praktik prostitusi yang melibatkan dua anak di bawah umur yang berawal dari pengungkapan pesta seks tiga pasangan muda.

Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian menjelaskan kasus ini bermula dari pengungkapan terhadap kasus pesta seks di sebuah rumah kosong di Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie, Aceh.

"Setelah kami melakukan pengembangan, ternyata dua perempuan anak di bawah umur merupakan korban prostitusi," kata dia, saat dikonfirmasi, Kamis (15/10). 

Dari kasus tersebut tiga orang sudah ditetapkan jadi tersangka, satu diantaranya muncikari berinisial IF (38), yang sudah menjajakan anak di bawah umur sebagai pekerja seks sejak Juli 2020.

Untuk kedua anak ini, polisi menyebut IF sudah menjajakan mereka masing-masing sebanyak empat dan tiga kali. Modusnya ialah mendatangi pelanggan untuk menawarkan jasa seks.

"Modusnya penikmat seks mendatangi mucikari lalu mucikari memperlihatkan para korban anak untuk dipilih oleh para pria hidung belang," katanya.


 

Untuk sekali kencan, IF memasang tarif dari Rp200 ribu hingga Rp500 ribu. IF, lanjutnya, memungut bagian Rp50 ribu.

"Mucikari ini mematok tarif bayaran sekali kencan antara Rp200 ribu hingga Rp500 ribu," kata Kapolres.

Muncikari itu memilih terminal terpadu Kota Sigli, Kabupaten Pidie, sebagai lokasi berhubungan antara anak di bawah umur itu dengan pelanggan.

Ketiga pelaku akan dijerat dengan pasal 2 UU Nomor 2 Tahun 2007 tentang pemberantasan perdagangan orang Jo pasal 76F Jo pasal 81 Jo pasal 83 UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

 


 

Senin, 12 Oktober 2020

 

Angkakuda  Cerita Sex Mantan Terindah (Kisah Nyata), Pagi itu aku tidak ada sekolah sehingga hari ini aku punya acara bebas dari pagi sampai malam. Jam 7 pagi aku udah mulai mandi pagi, sambil mikirin rencana hari ini. Sehabis ganti baju dan sarapan, aku ninggalin tempat kos-ku dan bawa motorku ke rumah pacarku, Vivian.

Sekitar jam 8 pagi aku udah nyampe di rumahnya, kebetulan hari ini dia juga lagi libur. Kutunggu agak lama setelah memencet bel rumahnya, Vivian membukakan pintu depan rumahnya, “lho kok sepi, pada kemana ? tanyaku sambil masuk ke rumahnya, “oh Mama lagi ke Pasar Baru, si adik sudah berangkat pagi ke sekolah, ada PR” katanya.

“Duduk dulu ya, aku mau pake baju dulu nih, soalnya habis mandi buru-buru ada bel bunyi dan aku yakin pasti kamu yang datang, jadinya cuman sempet pake handuk sama kaos aja”.

“Pasti belum pake baju dalam ya ? tebakku sambil senyum. “Ih dasar cowok, pikirannya yang ngeres-ngeres aja, ” tapi suka kan …hi hi hi.

Sambil berjalan ke kamarnya, aku lihat pinggul dan pantat pacarku ini benar-benar aduhai, betisnya putih apalagi pahanya pasti lebih ok dan yang paling memabukkan adalah buah dadanya yang ranum dan montok, kaos ketatnya membungkus payudara indah tanpa bh itu dengan sempurna, memperlhatkan lekukan dada wanita yang sempurna.

Kebayang waktu kenalan dulu, wih tangannya putih sekali dan mulusnya ampun, banyak cowok yang suka sama dia, tapi namanya cinta nggak bisa diboongin.

“Sorry ya agak lama, nih teh kesukaanmu mas “, aku agak kaget juga.
“Eh, makasih ya?!” kataku sambil kaget dan agak konak lihat pakaiannya, Vivian cuma make celana pendek tipis batik jogja dan kaos tipis ketat coklat muda tanpa lengan dengan belahan kaos rendah yang memperlihatkan belahan dadanya yang putih dan montok.

“Aku minum ya, wah masih panas sekali’ kataku sambil megangin mulutku yang kepanasan, Vivian ketawa ” makanya kira-kira ya kalau mau minum tiup dulu donk, mas”. “Wah lihat nih, lidahku sampai merah gini, mesti diobatin nih kalau nggak bisa dioperasi”, kataku.

“Aduh kacian, sini ibu guru lihat dulu” kata Vivian sambil duduk disampingku dan memegang mulutku, aku diam dan memperlihatan lidahku yang kepanasan, sementara kuhirup wangi tubuhnya yang habis mandi, hmm.

Kudekatkan dudukku pada tubuh Vivian, sambil tangannya melihat-lihat lidahku, tanganku memeluk pinggulnya dari samping sambil kulirik belahan dadanya yang putih, montok menantang dan menggairahkan itu.

Sambil kupeluk tubuhnya, kurasakan kehangatan tubuh dan payudaranya yang montok membuat kont*lku bangkit dan mulai membesar dengan cepat, hingga menyesakkan celana yang kupakai, “idih, kok sampai merah gini” kata Vivian, tiba-tiba mulutku dilumat olehnya dan tanpa menunggu lagi sambil tetap kupeluk tubuhnya akaupun gantian memgulum, melumat dan mencium bibir seksinya dengan penuh gairah, satu hal yang kusuka dari pacarku, meskipun dia orangnya pendiam kalau urusan lumat melumat dia jadi sangat ahli sekali, dan lumatan bibir seksinya sungguh sangat menggairahkan.

Tiba-tiba Vivian mengangkat pantatnya dan duduk diatas pangkuanku, bongkahan pantatnya terasa sangat hangat kenyal dan menekan kont*lku yang sudah mengeras, “Ih adikku sudah berdiri, katanya sambil menggoyangkan pantatnya diatas kont*lku”.

Kulihat matanya sudah mulai merem melek dan sedikit berair, pandangannya mulai agak sayu, kemudian aku mulai beralih menciumi leher putihnya dan sedikit jilatan dibelakang telinga, kelihatannya salah satu titik rangsangnya ini sangat menggairahkan nafsu seks-nya, lebih kebawah lagi, kuraba dari luar bongkahan payudaranya sudah sangat mengeras dan lebih membesar dari biasanya, pelan kuangkat kaosnya dan sepasang penutup BH-nya, payudara yang putih dan montok itupun menyembul dari dalam BH hitam yang dipakainya, sangat kontras sekali dengan dadanya yang sangat putih dan montok itu.

Kuciumi dengan rakus payudara montok itu dan kujilati dengan lidahku, sampai akhirnya ke titik pusat dadanya, putting susunya yang sudah tegak seperti penghapus pensil di ujung, kujilati putting susunya dan ternyata titik inipun sangat mempengaruhi gairahnya, terlihat kedua tangannya dilepas dari pelukannya dan tangannya memegang dan menarik rambut panjangnya kebelakang sambil mulutnya mendesis seperti orang kepedasan.

Tiba-tiba tubuhnya menggelinjang kuat sekali dan memeluk tubuhku erat sekali sambil digoyang-goyangkan pantatnya diatas kont*l tegakku dan akupun terasa dikeliilingi daging nikmat, dari sepasang dadanya yang montok dan ranum serta dibawah bongkahan pantatnya yang nggak kalah montok dan padat.

Sejenak dia terdiam sambil tetap memelukku dan dia menggelendot manja diatas pangkuanku,
“Mas, kita kemarku yuk, takut di ruang tamu ada yang masuk, lagian disana kan lebih leluasa,
tapi aku minta digendong ya ..? pintanya manja.

Sambil tangannya memelukku, akupun menggendong tubuhnya yang ramping dan montok itu ke kamarnya yang lumayan jauh dari ruang tamu. Setelah menaruh Vivian diatas kasur, kuhampiri tape disamping tempat tidurnya dan kusetel lagu Can’t Help Falling In Love – Elvis Presley  yang sampai saat ini menjadi lagu kenangan kami berdua.

Dalam ketegangan kont*lku dan nafsu yang sudah naik, kuhampiri Vivian, Kucium lembut bibirnya dan seluruh wajahnya mulai dari keningnya, jidat, matanya yang terpejam, hidung dan akhirnya kukecup dan akhirnya kulumat bibir seksinya, tanganku tak tinggal diam mulai dari kaos dan BHnya kubuka perlahan dan celana dalam hitam kecilnya yang menutupi lembah dan jembut halusnya, sambil terpejam Tangan Vivian meraih kancing dan resluting celanaku dan didapatinya kont*lku yang sudah tegak berdiri, kubantu melepas baju yang kukenakan sehingga kita berdua telanjang bulat dan hanya celana dalam Vivian yang masih dipakainya.

Tiba-tiba tubuhku didorongnya, “berdiri dulu sayang, katanya, akupun turun dari tempat tidur dan Vivian pun duduk ditepi tempat tidur dan sambil membelai kont*lku yang sudah sangat tegang.


 

“Aku belum pernah lihat titit lelaki dewasa, tetapi punyamu besar sekali mas, sampai-sampai tanganku rasanya mantap sekali memegangnya, boleh aku belai sayang?”.
“Tentu, belai ciumi dan manjakan kont*lku besar ini sayang.”, kataku.

Kont*lku sebenarnya nggak terlalu besar ya kira-kira pernah kuukur pakai penggaris panjangnya 15 cm dan diameternya sebesar pepsodent ukuran jumbo, yah perfectable size-lah menurut ukuran pacarku.

Sejak pertama kali mengenal oral sex hingga hari ini, Vivian menunjukkan antusias yang sangat tinggi dengan kont*lku, matanya sempat terbelalak saat pertama melihat dan memegang kont*lku yang sudah ereksi. Apalagi saat pertama kali melakukan “karaoke”, istilahku jika ingin di-oral-sex sama pacarku, cara memperlakukan kont*lku benar-benar istimewa, saat kutanya emangnya sudah pernah karaoke ya, pacarku marah besar, bagaimana mungkin jawabnya, ciuman bibir aja baru dengan kamu , dan akupun teringat first kiss buatku dan buat dia benar benar berkesan, habis sama-sama baru sekali itu sih.

Sambil duduk dipingggir kasur kubuka pahaku sehingga kont*lku yang sudah ereksi terlihat menantang seperti tugu monas, Vivian jongkok dibawah sambil membelai perlahan kont*lku, jari jemarinya menari-nari sepanjang kont*lku mengikuti urat-uratnya yang menonjol sambil sesekali meremas dengan gemas, kulihat payudara Vivian sangat menantang dan sesekali kuremas juga susunya.

Dari pangkal kont*lku, dekat anus, tiba-tiba Vivian menjulurkan lidahnya dan menjilat-jilat batang kont*lku, jilatan itu kemudian semakin keatas mengikuti batang kont*lku, hingga akhirnya kepala kont*lku dijilat dan disedot perlahan-lahan. Kurasakan aliran darah mengalir keras disepanjang urat kont*lku, dan ketegangannya mungkin sudah mencapai 100%, kepalanya membesar seperti topi joshua, warnanya kemerah-merahan dan berdenyut-denyut nikmat sekali.

Sampai akhirnya batang kont*lku mulai dilumat dan dimasukkan ke dalam mulutnya, perlahan-lahan hingga kurasakan menyentuh ujung tenggorokannya, sementara masih tersisa sekitar 5 cm. “Masukkan semuanya dong, pintaku, “Gimana mau masuk lagi, kont*lmu terlalu panjang buat mulutku, katanya sambil melepaskan kulumannya.

Akhirnya keluar masuk kont*lku dimulutnya, wah rasanya nikmat sekali, mungkin seperti ini rasanya bersenggama, pikirku, kami memang selama ini belum pernah melakukan persetubuhan hingga memasukkan kont*lku ke dalam vaginanya, yah hanya sekedar berbugil sambil menjilat dan mengulum alat kelamin dan orgasme tanpa melakukan senggama.

Suasana pagi yang sejuk, karena jendela kamar yang terbuka ditambah alunan lagu love song membuat kami sama-sama terbuai dan lupa dengan segala sesuatunya. Sambil kujamah payudaranya, Vivian kutarik dan kurebahkan di atas tempat tidur, wajahnya benar-benar merangsang, matanya berbinar, bibirnya memerah dan payudara sangat kencang dan memadat dengan puting susu yang mengeras. Seperti diawal aku mulai menciumi wajah dan bibirnya kemudian aku turun kebawah, kuciumi dan kujilati mulai dari jari-jemarinya yang putih mulus hingga ke betis indahnya, sambil kubelai dan kusentuh paha mulusnya, tanpa terasa aku menyentuh CD hitamnya dan perlahan kuturunkan dan kulepaskan, Vivian diam dan hanya mendesah-desah menahan kenikmatan itu.

Sampai di pahanya kubelai dan kuciumi paha mulusnya seinchi demi seinchi kelihatan sekali dia begitu terangsang, sebelum sampai ke pangkal pahanya, aku naik dan mulai menjilati dadanya. Payudara yang putih dan mulus itu kuremas sambil mulai kujilati melingkar hingga sampai ke putingnya kujilati dan kusedot penuh nafsu, Kulihat pinggul dan pantat Vivian bergerak dan menggelinjang tak karuan menahan kenikmatan jilatan, sedotan dan remasanku.

Kujilati kebawah lagi dan sampai ke perut Vivian yang sangat mulus dan akhirnya hingga ke bukit indah yang ditumbuhi rumput hitam yang halus dan sangat kontras dengan kemulusan tubuhnya. Kusibakkan bulu-bulu halus yang menutupi vagina pacarku, terlihat bibir vaginanya masih tertutup rapat,namun terlihat disitu ada cairan disekelilingnya, ternyata dia sudah mulai basah.

Kubuka sedikit dan terlihat klitorisnya berwarna pink, kecil, menonjol dan kelihatan membasah, kuraba perlahan, Vivian melenguh keras dan menggoyangkan dan mengangkat pantatnya, Kuraba perlahan dengan jari telunjukku dan akhirnya mulai kujilati dengan ujung lidahku, kembali terdengar erangan dan lenguhannya merasakan nikmat yang luar biasa.

“Mas, tolong aku sayang, masukkan kont*lmu besarmu ke vaginaku, aku sudah tak tahan lagi menahan kenikmatan ini, pintanya sambil setengah memelas. ” jangan sayang, kita belum boleh melakukan ini, toh nanti kita juga akan menikah, kataku masih sadar, meskipun aku jiga sudah tidak kuat lagi menahan nafsuku.

“Biarlah mas, aku rela mmberikan perawanku untukmu sayang, aku sangat mencintaimu dan aku takut kehilangan dirimu, kata Vivian, sambil mulai menarik kont*lku ke arah vaginanya yang membasah.

Kont*lku yang sudah agak menurun, mulai bangkit lagi begitu menyentuh bibir vagina Vivian, sangat tegang dan begitu membesar. Dengan masih deg degan akhirnya sedikit demi sedikit kumasukkan batang kont*lku ke dalam vaginanya, saat kucoba menyelipkan kepala kont*lku ke mulut vaginanya rasanya seret dan sulit sekali, kulihat Vivian sedikit meringis dan membuka mulutnya dan sedikit menjerit, “aaahh” , namun akhirnya kepala kont*lku sudah mulai masuk dan mulai kurasakan kehangat vaginanya, perlahan kumasukkan sesenti demi sesenti, pada centimeter ke 3 menuju ke 4, Vivian tiba-tiba berteriak dan menjerit, ” aduh mas sakit sekali, katanya, seperti ada yang menusuk dan nyerinya sampai ke perut”, katanya.

Dalam ketegangan kont*lku dan nafsu yang sudah naik, kuhampiri Vivian, Kucium lembut bibirnya dan seluruh wajahnya mulai dari keningnya, jidat, matanya yang terpejam, hidung dan akhirnya kukecup dan akhirnya kulumat bibir seksinya, tanganku tak tinggal diam mulai dari kaos dan BHnya kubuka perlahan dan celana dalam hitam kecilnya yang menutupi lembah dan jembut halusnya, sambil terpejam Tangan Vivian meraih kancing dan resluting celanaku dan didapatinya kont*lku yang sudah tegak berdiri, kubantu melepas baju yang kukenakan sehingga kita berdua telanjang bulat dan hanya celana dalam Vivian yang masih dipakainya.


 

Tiba-tiba tubuhku didorongnya, “berdiri dulu sayang, katanya, akupun turun dari tempat tidur dan Vivian pun duduk ditepi tempat tidur dan sambil membelai kont*lku yang sudah sangat tegang.

“Aku belum pernah lihat titit lelaki dewasa, tetapi punyamu besar sekali mas, sampai-sampai tanganku rasanya mantap sekali memegangnya, boleh aku belai sayang?”.
“Tentu, belai ciumi dan manjakan kont*lku besar ini sayang.”, kataku.

Kont*lku sebenarnya nggak terlalu besar ya kira-kira pernah kuukur pakai penggaris panjangnya 15 cm dan diameternya sebesar pepsodent ukuran jumbo, yah perfectable size-lah menurut ukuran pacarku.

Sejak pertama kali mengenal oral sex hingga hari ini, Vivian menunjukkan antusias yang sangat tinggi dengan kont*lku, matanya sempat terbelalak saat pertama melihat dan memegang kont*lku yang sudah ereksi. Apalagi saat pertama kali melakukan “karaoke”, istilahku jika ingin di-oral-sex sama pacarku, cara memperlakukan kont*lku benar-benar istimewa, saat kutanya emangnya sudah pernah karaoke ya, pacarku marah besar, bagaimana mungkin jawabnya, ciuman bibir aja baru dengan kamu , dan akupun teringat first kiss buatku dan buat dia benar benar berkesan, habis sama-sama baru sekali itu sih.

Sambil duduk dipingggir kasur kubuka pahaku sehingga kont*lku yang sudah ereksi terlihat menantang seperti tugu monas, Vivian jongkok dibawah sambil membelai perlahan kont*lku, jari jemarinya menari-nari sepanjang kont*lku mengikuti urat-uratnya yang menonjol sambil sesekali meremas dengan gemas, kulihat payudara Vivian sangat menantang dan sesekali kuremas juga susunya.

Dari pangkal kont*lku, dekat anus, tiba-tiba Vivian menjulurkan lidahnya dan menjilat-jilat batang kont*lku, jilatan itu kemudian semakin keatas mengikuti batang kont*lku, hingga akhirnya kepala kont*lku dijilat dan disedot perlahan-lahan. Kurasakan aliran darah mengalir keras disepanjang urat kont*lku, dan ketegangannya mungkin sudah mencapai 100%, kepalanya membesar seperti topi joshua, warnanya kemerah-merahan dan berdenyut-denyut nikmat sekali.

Sampai akhirnya batang kont*lku mulai dilumat dan dimasukkan ke dalam mulutnya, perlahan-lahan hingga kurasakan menyentuh ujung tenggorokannya, sementara masih tersisa sekitar 5 cm. “Masukkan semuanya dong, pintaku, “Gimana mau masuk lagi, kont*lmu terlalu panjang buat mulutku, katanya sambil melepaskan kulumannya.

Akhirnya keluar masuk kont*lku dimulutnya, wah rasanya nikmat sekali, mungkin seperti ini rasanya bersenggama, pikirku, kami memang selama ini belum pernah melakukan persetubuhan hingga memasukkan kont*lku ke dalam vaginanya, yah hanya sekedar berbugil sambil menjilat dan mengulum alat kelamin dan orgasme tanpa melakukan senggama.

Suasana pagi yang sejuk, karena jendela kamar yang terbuka ditambah alunan lagu love song membuat kami sama-sama terbuai dan lupa dengan segala sesuatunya. Sambil kujamah payudaranya, Vivian kutarik dan kurebahkan di atas tempat tidur, wajahnya benar-benar merangsang, matanya berbinar, bibirnya memerah dan payudara sangat kencang dan memadat dengan puting susu yang mengeras. Seperti diawal aku mulai menciumi wajah dan bibirnya kemudian aku turun kebawah, kuciumi dan kujilati mulai dari jari-jemarinya yang putih mulus hingga ke betis indahnya, sambil kubelai dan kusentuh paha mulusnya, tanpa terasa aku menyentuh CD hitamnya dan perlahan kuturunkan dan kulepaskan, Vivian diam dan hanya mendesah-desah menahan kenikmatan itu.

Sampai di pahanya kubelai dan kuciumi paha mulusnya seinchi demi seinchi kelihatan sekali dia begitu terangsang, sebelum sampai ke pangkal pahanya, aku naik dan mulai menjilati dadanya. Payudara yang putih dan mulus itu kuremas sambil mulai kujilati melingkar hingga sampai ke putingnya kujilati dan kusedot penuh nafsu, Kulihat pinggul dan pantat Vivian bergerak dan menggelinjang tak karuan menahan kenikmatan jilatan, sedotan dan remasanku.

Kujilati kebawah lagi dan sampai ke perut Vivian yang sangat mulus dan akhirnya hingga ke bukit indah yang ditumbuhi rumput hitam yang halus dan sangat kontras dengan kemulusan tubuhnya. Kusibakkan bulu-bulu halus yang menutupi vagina pacarku, terlihat bibir vaginanya masih tertutup rapat,namun terlihat disitu ada cairan disekelilingnya, ternyata dia sudah mulai basah.

Kubuka sedikit dan terlihat klitorisnya berwarna pink, kecil, menonjol dan kelihatan membasah, kuraba perlahan, Vivian melenguh keras dan menggoyangkan dan mengangkat pantatnya, Kuraba perlahan dengan jari telunjukku dan akhirnya mulai kujilati dengan ujung lidahku, kembali terdengar erangan dan lenguhannya merasakan nikmat yang luar biasa.

“Mas, tolong aku sayang, masukkan kont*lmu besarmu ke vaginaku, aku sudah tak tahan lagi menahan kenikmatan ini, pintanya sambil setengah memelas. ” jangan sayang, kita belum boleh melakukan ini, toh nanti kita juga akan menikah, kataku masih sadar, meskipun aku jiga sudah tidak kuat lagi menahan nafsuku.

“Biarlah mas, aku rela mmberikan perawanku untukmu sayang, aku sangat mencintaimu dan aku takut kehilangan dirimu, kata Vivian, sambil mulai menarik kont*lku ke arah vaginanya yang membasah.

Kont*lku yang sudah agak menurun, mulai bangkit lagi begitu menyentuh bibir vagina Vivian, sangat tegang dan begitu membesar. Dengan masih deg degan akhirnya sedikit demi sedikit kumasukkan batang kont*lku ke dalam vaginanya, saat kucoba menyelipkan kepala kont*lku ke mulut vaginanya rasanya seret dan sulit sekali, kulihat Vivian sedikit meringis dan membuka mulutnya dan sedikit menjerit, “aaahh” , namun akhirnya kepala kont*lku sudah mulai masuk dan mulai kurasakan kehangat vaginanya, perlahan kumasukkan sesenti demi sesenti, pada centimeter ke 3 menuju ke 4, Vivian tiba-tiba berteriak dan menjerit, ” aduh mas sakit sekali, katanya, seperti ada yang menusuk dan nyerinya sampai ke perut”, katanya.

 


 

 

 

Kamis, 08 Oktober 2020

 

 

Angkakuda - Polisi mengamankan lebih dari seratus orang dalam aksi unjuk rasa penolakan Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) di DPRD Sumatera Utara, Medan, Kamis (8/10).

"Ada 177 orang yang ditangkap. Mereka dibawa ke Polda Sumut dan pemeriksaannya masih berjalan," kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, Kamis (8/10).

Riko menuturkan, dari sejumlah orang yang tertangkap itu, ada tiga yang dinyatakan reaktif Covid-19.

 "Tiga orang dinyatakan reaktif Covid-19 setelah melalui tes cepat (rapid test)," ujarnya.

 

Riko menyebutkan banyak massa yang diamankan mengenakan jas almamater kampus. Namun, setelah diperiksa ternyata bukan mahasiswa.

"Banyak yang gunakan jas mahasiswa, setelah kita cek ternyata bukan mahasiswa," paparnya.

Riko juga membantah polisi sengaja melakukan pemukulan terhadap massa. Ia menyatakan aksi tersebut bisa dikendalikan.

"Semua terkendali, tidak ada yang rusuh. Kita tidak ada mukul, kita bubarkan kerumunan massa," sebutnya.

Dalam aksi tolak omnibus law Ciptaker yang berujung ricuh tersebut, terpantau sejumlah kendaraan dinas milik Polda Sumut dirusak oknum massa pedemo.

Kendaraan yang dirusak yakni satu unit bus, mobil jenis sedan, dan minibus. Para pedemo melempari kendaraan tersebut dengan batu saat tengah terparkir di pinggir jalan.

Akibat aksi pelemparan itu, kondisi bus milik Polda Sumut itu mengalami pecah kaca pada bagian depan. Personel yang melihat aksi pengrusakan itu langsung bergerak cepat menangkap para pengunjuk rasa anarkis tersebut.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, saat dikonfirmasi membenarkan aksi pengrusakan sejumlah mobil dinas milik Polda Sumut yang dilempari para pedemo tersebut.

"Para pedemo yang terlibat aksi pengrusakan mobil dinas itu telah kita amankan. Kini, mereka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut," kata dia.

Terpisah, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko mengatakan 7 personel polisi di Medan mengalami luka-luka dalam aksi unjuk rasa tersebut, satu di antaranya merupakan Polwan.

Para personel yang luka-luka itu akibat dilempari pengunjuk rasa menggunakan batu dan benda tumpul lainnya.

"Anggota kita yang luka-luka ada tujuh orang, satu di antaranya Polwan. Aksinya tidak ada yang rusuh, semuanya terkendali. ada masyarakat yang anarkis betul tapi semua terkendali," jelasnya.

Pascakericuhan aksi unjuk rasa penolakan Omnibus Law RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang di depan gedung DPRD Sumatera Utara, hingga Kamis (8/10) pukul 17.30 WIB situasi sudah terlihat kondusif.

Jalan Imam Bonjol yang berada di depan gedung DPRD Sumut pun sudah bisa dilalui kendaraan bermotor. Petugas kepolisian masih terlihat berjaga di gedung DPRD Sumut.

Diketahui, Omnibus law kembali berpolemik menyusul pengesahan Rancangan Undang Undang Cipta Kerja (Ciptaker) dalam rapat paripurna DPR, Senin sore, 5 Oktober 2020.